Dukun di Depok Cabuli Anak Tiri hingga Berkali-kali

Selasa, 26 Juni 2018 - 16:42 WIB
Dukun di Depok Cabuli...
Dukun di Depok Cabuli Anak Tiri hingga Berkali-kali
A A A
DEPOK - Bejat kelakuan yang dilakukan AD (56). Pria yang mengaku sebagai dukun dan tokoh masyarakat ini tega menyetubuhi anak tirinya. Perbuatan itu dilakukan di rumahnya di Kedung Waringin, Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Kejadian ini terungkap saat anak korban melapor ke ibu kandungnya. Kemudian ibu kandungnya melaporkan ke Polresta Depok. Setelah itu pelaku pun diamankan dari rumahnya.

Kanit PPA Polresta Depok Ipda Tamar mengatakan, pelaku diamankan tanpa perlawanan. Dia pun mengakui perbuatan tersebut. Pria yang sudah berumur ini pun hanya tertunduk ketika digiring ke kantor polisi.

"Anggota kita mendapatkan laporan dari masyarakat adanya pelaku pencabulan lalu pelaku kita bawa ke Polresta Depok," katanya di Depok, Selasa (26/6/2018).

Diketahui bahwa perbuatan ini diduga telah terjadi sejak setahun lalu. Namun korban saat itu tidak berani melapor. Karena sudah berkali-kali dilakukan akhirnya korban memberanikan diri melapor pada ibu kandungnya.

"Pengakuan korban sudah empat kali disetubuhi oleh ayah tirinya. Sudah sejak setahun lalu. Korban juga sering dilecehkan oleh pelaku. Pengakuannya sudah puluhan kali dilecehkan," tukasnya.

Korban yaitu SD (17) yang saat itu masih sekolah. Mulanya korban masih bersekolah namun kini memutuskan untuk tidak sekolah lagi. Perbuatan bejat itu dilakukan pelaku ketika dia hanya bersama anak tirinya.

"Dilakukan saat istrinya sedang bekerja menjadi asisten rumah tangga," paparnya.

Mulanya korban sempat diimingi akan dibekali ilmu kebal oleh ayah tirinya. Karena ayah tirinya adalah seorang dukun yang bisa mengobati banyak orang.

"Sempat diimingi seperti itu dan korban tertarik sampai terjadi perbuatan demikian," katanya.

Atas perbuatannya, pelaku pun diamankan di Polresta Depok. Dia dijerat Pasal 81 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Pelaku diancaman pidana diatas 10 tahun.

"Apakaha ada korban lain atau tidak masih kami dalami lagi," ucapnya.

Sementara itu, SD mengaku menyesali perbuatannya. Dia pun tak menjawab banyak ketika ditanya. "Iya nyesal," katanya singkat.
(mhd)
Berita Terkait
405 Personel Polisi...
405 Personel Polisi Disiagakan Jaga Sidang Perdana Terdakwa Dugaan Pencabulan MSAT
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santriwati MSAT Dituntut Hukuman 16 Tahun Penjara
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santri Ini Menutupi Wajahnya Saat Disidang
Iming-imingi Rp25 Ribu,...
Iming-imingi Rp25 Ribu, Paman Bejat Cabuli Keponakan Berusia 9 Tahun
Cabuli Muridnya, Guru...
Cabuli Muridnya, Guru Les di Prabumulih Ditangkap Polisi
Drama Mencekam Penangkapan...
Drama Mencekam Penangkapan Anak Kiai Jombang Berakhir, MSAT Menyerahkan Diri ke Polisi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
4 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
5 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved