Ratusan Warga Korban Banjir Bandang di Butur Mengungsi
Senin, 25 Juni 2018 - 13:37 WIB
Ratusan Warga Korban Banjir Bandang di Butur Mengungsi
A
A
A
BUTON UTARA - Ratusan warga korban banjir bandang di Desa Torombia, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), telah dievakuasi ke rumah kerabat mereka.
Tercatat 244 jiwa mengungsi karena rumahnya rusak parah diterjang banjir bandang. Desa Torombia, daerah paling parah terdampak banjir bandang. Banjir menyebabkan permukiman penduduk porak-poranda, dua rumah hanyut dan tujuh rumah rusak parah.
Warga di Desa Torombia yang rumahnya rusak parah saat ini tidak bisa berbuat banyak. Mereka berharap, Pemerintah Daerah (Pemda) Buton Utara, memberikan bantuan terutama perbaikan rumah yang rusak diterjang banjir badang.
"Kami berharap pemerintah bisa membantu memperbaiki rumah kami yang telah rusak, agar bisa ditinggali kembali bersama keluarga" ucap Abdul Gani, korban banjir di Desa Torombia.![Ratusan Warga Korban Banjir Bandang di Butur Mengungsi]()
Bupati Buton Utara, Abu Hasan, bersama BPDB dan pejabat SKPD, melakukan peninjauan lokasi banjir terparah di Desa Torombia, Kecamatan Kulisusu Utara, Minggu (24/6/2018) siang.
Pada kesempatan itu, Abu Hasan memberikan bantuan makanan, pakaian, tikar dan tenda kepada 244 warga korban banjir di Desa Torombia. Bantuan pangan ini akan memenuhi kebutuhan warga selama dua minggu ke depan.
"Kita turun full untuk menyelesikan masalah menyuluruh, di samping itu untuk sementara kita berikan bantuan. Saya katakan ini sementara karena bantuan itu tidak permanen. Yang permanen itu adalah normalisasi kali yang akan kita lakukan di tahun anggaran 2019. Mungkin kita juga akan kerjakan lebih awal, tapi kita akan minta pentunjuk dulu dari BPK dan Inspektorat," jelas Abu Hasan.
Sementara perbaikan rumah warga rusak parah, menurut Abu Hasan akan diperbaiki secepatnya, menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Darurat Pemda Butur.
"Terkait rumah yang (rusak) parah, kita akan perbaiki. Kita akan menggunakan dana, kita akan sharing budget, yang penimbunannya menggunakan dana ADD kemudian (perbaikan) rumahnya, dana darurat yang ada pemerintah daerah, dan itu akan segera kita lakukan," tegas Abu Hasan.
Saat ini sejumlah alat berat sudah dikerahkan Dinas Pekerjaan Umum Buton Utara, untuk memperbaiki kerusakan jalan dan infrastruktur lainnya akibat hantaman banjir bandang.![Ratusan Warga Korban Banjir Bandang di Butur Mengungsi]()
Tercatat 244 jiwa mengungsi karena rumahnya rusak parah diterjang banjir bandang. Desa Torombia, daerah paling parah terdampak banjir bandang. Banjir menyebabkan permukiman penduduk porak-poranda, dua rumah hanyut dan tujuh rumah rusak parah.
Warga di Desa Torombia yang rumahnya rusak parah saat ini tidak bisa berbuat banyak. Mereka berharap, Pemerintah Daerah (Pemda) Buton Utara, memberikan bantuan terutama perbaikan rumah yang rusak diterjang banjir badang.
"Kami berharap pemerintah bisa membantu memperbaiki rumah kami yang telah rusak, agar bisa ditinggali kembali bersama keluarga" ucap Abdul Gani, korban banjir di Desa Torombia.

Bupati Buton Utara, Abu Hasan, bersama BPDB dan pejabat SKPD, melakukan peninjauan lokasi banjir terparah di Desa Torombia, Kecamatan Kulisusu Utara, Minggu (24/6/2018) siang.
Pada kesempatan itu, Abu Hasan memberikan bantuan makanan, pakaian, tikar dan tenda kepada 244 warga korban banjir di Desa Torombia. Bantuan pangan ini akan memenuhi kebutuhan warga selama dua minggu ke depan.
"Kita turun full untuk menyelesikan masalah menyuluruh, di samping itu untuk sementara kita berikan bantuan. Saya katakan ini sementara karena bantuan itu tidak permanen. Yang permanen itu adalah normalisasi kali yang akan kita lakukan di tahun anggaran 2019. Mungkin kita juga akan kerjakan lebih awal, tapi kita akan minta pentunjuk dulu dari BPK dan Inspektorat," jelas Abu Hasan.
Sementara perbaikan rumah warga rusak parah, menurut Abu Hasan akan diperbaiki secepatnya, menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Darurat Pemda Butur.
"Terkait rumah yang (rusak) parah, kita akan perbaiki. Kita akan menggunakan dana, kita akan sharing budget, yang penimbunannya menggunakan dana ADD kemudian (perbaikan) rumahnya, dana darurat yang ada pemerintah daerah, dan itu akan segera kita lakukan," tegas Abu Hasan.
Saat ini sejumlah alat berat sudah dikerahkan Dinas Pekerjaan Umum Buton Utara, untuk memperbaiki kerusakan jalan dan infrastruktur lainnya akibat hantaman banjir bandang.

(rhs)