Versi Hasil Survei LKPS, Paslon Asyik Tempati Urutan Teratas

Minggu, 24 Juni 2018 - 01:23 WIB
Versi Hasil Survei LKPS,...
Versi Hasil Survei LKPS, Paslon Asyik Tempati Urutan Teratas
A A A
JAKARTA - Lembaga Kajian Politik Sosial (LKPS) mengeluarkan hasil survei terkait elektabilitas calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) 2018.

Direktur Eksekutif LKPS Tubagus Alvin mengatakan, survei elektabilitas ini dilaksanakan selama 10 hari, dari 12 hingga 21 Juni 2018. Dari hasil survei diperoleh persentasi elektabilitas dari keempat pasangan calon (Paslon).

Berikut hasilnya Paslon nomor urut 1, yaitu paslon RINDU memperoleh elektabilitas sebesar 28,81%. Sedangkan paslon nomor urut 2, HASANAH memperoleh tingkat elektabilitas sebesar 4,1%. Paslon nomor urut 3, yaitu ASYIK memperoleh eletabilitas sebesar 34,64%.

Paslon nomor urut terakhir, yaitu 2DM memperoleh elektabilitas sebesar 29,77%. Sedangkan yang tidak memilih sebesar 2,68%. Dari hasil survei ini, terlihat posisi elektabilitas paling tinggi ada pada paslon ASYIK.

"Besarnya persentase ASYIK dalam survei elektabillitas dikareakan 3 faktor utama. Faktor pertama yaitu ketegasan, responden menilai, dari seluruh paslon di Pilgub Jawa Barat, paslon ASYIK dinilai memiliki ketegasan yang dapat memimpin Jabar," kata Tubagus Alvin dalam siaran pers, Sabtu (23/6/2018).

Faktor selanjutnya kata Tubagus Alvin, adalah limpahan suara dari pendukung Prabowo yang banyak di Jabar. Hampir selur pendukung Prabowo di Jabar juga turut mendukung. Ketiga adalah mesin Partai Keadilan Sejahera (PKS) yang tidak dapat dipungkiri banyak di wilayah Jawa Barat.

"Sedangkan pesaing ketatnya adalah paslon 2DM. Tingginya elektabilitas dari paslon ini, tidak terlepas dari perawakan cagub dan cawagub yang terkenal santun. Selain itu elektabilitas dari paslon didukung oleh pandangan masyarakat yang melihat cagub dari paslon ini kerap dikenal oleh masyarakat sebagai sosok yang religius," ungkapnya.

"Posisi selanjutnya ditempati paslon RINDU. Sebagai seorang cagub, Ridwan Kamil dinilai sebagian responden pemilihnya telah mampu membrending bandung menjadi kota yang layak huni," tambahnya.

Sementara menurut banyak dari respoonden menuturkan bahwa paslon ini dinilai belum waktunya memimpin Jabar, dikarenakan banyak Pekerjaan Rumah Ridwan Kamil yang belum selesai di Bandung.

"Sedangkan elektabilitas yang rendah milik paslon HASANAH, banyak dilatarbelakangi sikap cawagubnya yang dinilai masyarakat Jabar cukup arogan saat menjadi Kapolda di Jabar. Seperti yang sempat mencuat di media, berita mengenai bentrokan massa FPI dengan Ormas binaan dari Anton Carliyan," pungkasnya.

Margin of error yang digunakan dalam survei ini sebesar 2,8% dengan tingkat kepercayaan 95%, dengan jumlah DPT di Jabar 31.735.133 pemilih, maka ditetapkan jumlah responden sebanyak 1.128 pemilih. Sedangkan tehnik pengumpulan data menggunakan purposive random sampling.
(maf)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
PDIP Bakal Usung Figur...
PDIP Bakal Usung Figur Kejutan di Pilgub Jabar, Siapa Itu?
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Paslon Cagub Jabar 2024, Ada yang dari SD hingga S3 di Luar Negeri
Ridwan Kamil Buka-bukaan...
Ridwan Kamil Buka-bukaan Sebut Mudah Menang jika Maju Pilkada Jabar
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Dedi Mulyadi Daftar...
Dedi Mulyadi Daftar Pilgub Jabar 27 Agustus Bareng R1, Apakah Erwan Setiawan?
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
26 menit yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
8 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
8 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved