Unjuk Rasa Memprotes Mutasi Sekda Konawe saat Tahapan Pilkada Ricuh

Senin, 04 Juni 2018 - 20:48 WIB
Unjuk Rasa Memprotes...
Unjuk Rasa Memprotes Mutasi Sekda Konawe saat Tahapan Pilkada Ricuh
A A A
KONAWE - Unjuk rasa massa Konsorsium Lembaga Pemerhati Konawe, di Kantor Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), memprotes kebijakan mutasi sejumlah pejabat, berakhir ricuh, Senin (4/6/2018) siang. Kericuhan itu terjadi, lantaran Pelaksana Tugas (PlT) Bupati Konawe, Parinringi, tidak memberikan kesempatan dialog, saat menemui pengunjuk rasa di pelataran Kantor Bupati Konawe.

Saat menemui pengunjuk rasa, Plt Bupati Konawe, Parinringi, langsung menjelaskan alasan melakukan pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, mutasi pejabat eselon III dan IV.

“Yang kami lakukan adalah sesuai ketentuan, kami juga tidak akan melakukan mutasi kalau tidak ada ketentuan-ketentuan yang berlaku sesuai perundang-undangan. Terkait surat edaran Mendagri (Menteri Dalam Negeri), yang menyatakan bahwasannya Plt (Pelaksana Tugas), Pj (Pejabat), untuk melakukan mutasi struktural harus mempunyai izin tertulis dari Mendagri, dan yang kami lakukan sudah ada izin pak. Sudah ada surat izin dari Menteri Dalam Negeri, atau urusan izin-izin lainnya, itu sudah ada sama baperjakat, terima kasih, cukup,” jelas Parinringi di hadapan pengunjuk rasa.

Setelah menjelaskan alasan mutasi, Parinringi, langsung bergegas meninggalkan pengunjuk rasa, tanpa membuka ruang dialog. Sikap Parinringi ini, menyulut amarah pengunjuk rasa. Mereka berteriak, memangil Parinringi, kembali untuk berdialog.

Namun, Parinringi, acuh tetap menuju ruang kerjanya. Massa yang terlanjur emosi, mendobrak barisan aparat kepolisian Polres Konawe, untuk menemui Plt Bupati, Parinringi. Hingga aksi saling dorong pun tak terhindarkan.

Polisi yang bertugas mengamankan unjuk rasa, memukul mundur para pengunjuk rasa, hingga di pelataran Kantor Bupati Konawe.

Dalam pernyataan sikap Konsorsium Lembaga Pemerhati Konawe, menilai bahwa, pergantian Sekda Konawe, mutasi pejabat eselon III dan IV, yang dilakukan Plt Bupati Konawe, Parinringi, tidak memiliki alasan mendasar, serta tidak mengindahkan surat teguran Mendagri, mengembalikan posisi bendahara, yang telah dimutasi sebelumnya.

Pengunjuk rasa menilai, kebijakan Plt Bupati Konawe, Parinringi, melakukan pergantian Sekda dan Mutasi pejabat, juga bertentangan dengan Pasal 132 A, Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2008, tentang perubahan ketugas atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2005, tentang pemilihan, pengesahan, pengangkatan dan pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah;

“Pejabat Kepala Daerah atau Pelaksana Tugas Kepala Daerah, sebagaimana dimaksud dalam pasal 130 ayat (1), dan ayat (3), serta pasal 131 ayat (4), atau yang diangkat untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Daerah, karena mengundurkan diri untuk mencalonkan/dicalonkan menjadi calon kepala daerah/wakil kepala daerah, serta kepala daerah yang diangkat dari wakil kepala daerah, yang menggantikan kepala daerah, yang mengundurkan diri untuk mencalonkan/dicalonkan sebagai calon kepala daerah/wakil kepala daerah dilarang; (a) melakukan mutasi, dan (d) membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan penyelenggara pemerintah dan program pembangunan pejabat sebelumnya”.

Atas dasar ini, pengunjuk rasa mengutuk kebijakan Plt Bupati Konawe, Parinring, melakukan pergantian Sekda dan Mutasi pejabat, sebab dinilai syarat kepentingan politik menjelang Pilkada 2018, dan telah membuat gaduh lingkup Pemerintah Daerah Konawe.

Pengunjuk rasa, meminta Mendagri, mengklarifikasi terkait pemberian izin mutasi lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe. Mendesak Plt Bupati Konawe, Parinringi, segera mengambilkan posisi bendahara, karena kebijakan tersebut mendapat teguran Mendagri.

DPRD Konawe, diminta melakukan hearing dengan Plt Bupati, Parinringi, terkait pergantian H Ridwan Lamaroa, dari jabatan Sekda, karena Ridwan, dinilai menjadi pengurus Partai Politik.

Pengunjuk rasa mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Konawe, bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada 27 Juni 2018.
(sms)
Berita Terkait
Polisi Hadang Massa...
Polisi Hadang Massa Aksi di Jalan Jenderal Sudirman
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Demonstrasi di BP Batam...
Demonstrasi di BP Batam Ricuh, Begini Penampakannya
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berharap Lapangan Kerja...
Berharap Lapangan Kerja di Tambang, Ribuan Masyarakat Demo Kantor Bupati Dairi
Dari Bali Naik Bus ke...
Dari Bali Naik Bus ke Jakarta, Perjuangan Warga Batu Ampar Dapat Atensi Istana
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
5 jam yang lalu
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
6 jam yang lalu
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
6 jam yang lalu
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
7 jam yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
7 jam yang lalu
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved