Punya Mobilitas Tinggi, KPU Ajak Pelaku Seni jadi Agen Sosialisasi

Senin, 04 Juni 2018 - 13:02 WIB
Punya Mobilitas Tinggi,...
Punya Mobilitas Tinggi, KPU Ajak Pelaku Seni jadi Agen Sosialisasi
A A A
PADALARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan sosialisasi Pilkada Serentak 2018 kepada para pelaku seni di Kampung Cibuntu, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Sosialisasi yang dilakukan bekerja sama dengan Forum Studi Lingkar (Fosil) Bandung Barat ini dihadiri langsung oleh Ketua KPU KBB Iing Nurdin, Kepala Desa Cilame Aas Mohamad Ashor serta puluhan pelaku seni di Cilame, dan Ketua Fosil KBB Agus Sahrir Sudrajat.

"Pelaku seni atau seniman memiliki mobilitas yang sangat tinggi, mereka diharapkan menjadi agen sosialisasi ke masyarakat terkait Pilgub Jabar dan Pilbup Bandung Barat," kata Ketua KPU KBB Iing Nurdin, Senin (4/6/2018).

Iing mengingatkan beberapa hal penting kepada warga dan pelaku seni yang hadir pada kegiatan sosialisasi ini. Seperti para calon bupati-wakil bupati Bandung Barat dan gubernur-wakil gubernur Jawa Barat. Termasuk yang sangat penting adalah hari H pencoblosan yakni pada 27 Juni 2018.

Warga juga diminta saat datang ke TPS tidak lupa membawa KTP elektronik atau membawa surat keterangan (suket) yang dikeluarkan Disdukcapil KBB. Warga diminta memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani masing-masing, jangan terpengaruh iming-iming uang ataupun intervensi pihak luar.

"Pemimpin yang akan dipilih nanti adalah untuk lima tahun kemudian, jadi pilih sesuai hati nurani. Ingatkan semua keluarga, kerabat, tetangga untuk datang ke TPS, sehingga target partisipasi pemilih 77,5% diharapkan bisa tercapai," tuturnya.

Kepala Desa Cilame, Aas Mohamad Asor menekankan, bagi warga yang memiliki hak suara agar datang dan menyalurkan suaranya pada 27 Juni 2018. Sebab, baik tidaknya Bandung Barat dan Jawa Barat lima tahun ke depan, ada di tangan masyarakatnya dalam memilih pemimpinnya.

Menjadi golput, lanjut dia, bukanlah pilihan terbaik karena diam tidak akan mengubah apa-apa dalam pembangunan. "Masyarakat harus cerdas, jika tidak mencoblos bisa rugi untuk masa kepemimpinan lima tahun ke depan," tandasnya.
(wib)
Berita Terkait
Warga 2 Desa Ancam Golput,...
Warga 2 Desa Ancam Golput, Ketua KPU KBB Menilai Hanya Ekspresi Kekecewaan Sesaat
KPU di Sulsel Siapkan...
KPU di Sulsel Siapkan Dua Opsi Anggaran Pilkada 2024
Tak Dikembalikan ke...
Tak Dikembalikan ke Pemda, KPU Tetap Pegang Sisa Anggaran Pilkada
KPU KBB Mencatat Hingga...
KPU KBB Mencatat Hingga April 2021, Ada Penambahan 140 Pemilih Pemula
Miris! Kantor KPU Bandung...
Miris! Kantor KPU Bandung Barat Masih Ngontrak di Ruko
Penyelenggaraan Pilkada...
Penyelenggaraan Pilkada 2020 Akan Jadi Pertaruhan Besar
Berita Terkini
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
20 menit yang lalu
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
41 menit yang lalu
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
48 menit yang lalu
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
49 menit yang lalu
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
1 jam yang lalu
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved