Pastikan Kelancaran Arus Mudik, Presdir Ini Akan Nginap di Gerbang Tol
Sabtu, 26 Mei 2018 - 14:59 WIB
Pastikan Kelancaran Arus Mudik, Presdir Ini Akan Nginap di Gerbang Tol
A
A
A
SERANG - Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti Krist Ade Sudiyono mengaku akan bermalam di Gerbang tol Merak saat arus mudik. Hal itu dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas menuju Pelabuhan Merak, Banten. "Untuk memastikan kelancaran, saya akan menginap di posko Merak," kata Krist kepada wartawan, Sabtu (26/5/2018).
Krist yang baru menjabat sebagai Presiden Direktur PT MMS itu mengaku, arus mudik tahun ini merupakan pengalaman pertama kali menangani ruas tol yang memiliki panjang 72 kilometer itu.
Dia menjelaskan, berbagai persiapan manajemen lalu lintas yang dilakukan pihaknya dalam upaya menangani kepadatan arus mudik dan balik serta liburan tahun ini.
"Jika terjadi antrean di Merak maka akan dilakukan penampungan kendaraan di jalan Cikuasa sampai pertigaan akses Tol Merak. Transaksi gardu exit Gerbang Tol Merak dihentikan sementara (buka-tutup) dan akan dibuka kembali saat jalan Cikuasa bisa menampung kembali," ujarnya.
Selain itu, pihaknya menghinbau bagi pengguna jalan tol untuk istirahat di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 43 dan KM 68 arah Merak, dan kendaraan disortir untuk dialihkan keluar ke Gerbang Cilegon Timur atau Cilegon Barat.
"Jika terjadi antrean ke Cilegon Timur maka akan dilakukan pengalihan sebagian kendaraan ke Gerbang Cilegon Barat. Jika terjadi antrean di Gerbang Serang Timur maka akan dilakukan pengalihan sebagian kendaraan ke Gerbang Serang Barat," katanya.
Bahkan, upaya antisipasi antrian kendaraan bila darurat akan diberlakuka sistem lawan arus atau contraflow. "Petugas telah menyiapkan titik rencanacontraflow yang diupayakan pengaturan pengalihan arus lalu lintas ke gerbang tol terdekat," tandasnya.
Krist yang baru menjabat sebagai Presiden Direktur PT MMS itu mengaku, arus mudik tahun ini merupakan pengalaman pertama kali menangani ruas tol yang memiliki panjang 72 kilometer itu.
Dia menjelaskan, berbagai persiapan manajemen lalu lintas yang dilakukan pihaknya dalam upaya menangani kepadatan arus mudik dan balik serta liburan tahun ini.
"Jika terjadi antrean di Merak maka akan dilakukan penampungan kendaraan di jalan Cikuasa sampai pertigaan akses Tol Merak. Transaksi gardu exit Gerbang Tol Merak dihentikan sementara (buka-tutup) dan akan dibuka kembali saat jalan Cikuasa bisa menampung kembali," ujarnya.
Selain itu, pihaknya menghinbau bagi pengguna jalan tol untuk istirahat di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 43 dan KM 68 arah Merak, dan kendaraan disortir untuk dialihkan keluar ke Gerbang Cilegon Timur atau Cilegon Barat.
"Jika terjadi antrean ke Cilegon Timur maka akan dilakukan pengalihan sebagian kendaraan ke Gerbang Cilegon Barat. Jika terjadi antrean di Gerbang Serang Timur maka akan dilakukan pengalihan sebagian kendaraan ke Gerbang Serang Barat," katanya.
Bahkan, upaya antisipasi antrian kendaraan bila darurat akan diberlakuka sistem lawan arus atau contraflow. "Petugas telah menyiapkan titik rencanacontraflow yang diupayakan pengaturan pengalihan arus lalu lintas ke gerbang tol terdekat," tandasnya.
(nag)