DPRD Kota Bekasi Ketuk Palu Perda Kartu Sehat Berbasis NIK

Selasa, 22 Mei 2018 - 23:07 WIB
DPRD Kota Bekasi Ketuk...
DPRD Kota Bekasi Ketuk Palu Perda Kartu Sehat Berbasis NIK
A A A
BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mengesahkan peraturan daerah tentang Kartu Sehat berbasis nomor induk kependudukan. Artinya, payung hukum program kesehatan dari pemerintah tersebut semakin kuat dari sebelumnya hanya peraturan wali kota.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasim Ahmad Ustuchri mengatakan, Kartu Sehat berbasis NIK ini saat ini sudah ada kepastian hukumnya. Menurutnya, program Kartu Sehat sesungguhnya solusi nyata dari berbagai kendala di lapangan, dimana yang dikeluhkan adalah pelayanan.

Dengan kartu ini, kata dia, semua rumah sakit di Kota Bekasi wajib melayani pasien pemegang kartu tersebut. Kartu tidak membedakan status baik keluarga miskin maupun mampu. ”Ini adalah program yang sangat pro terhadap masyarakat Kota Bekasi,” katanya kepada wartawan, Selasa (22/5/2018).

Ustuhri menjelaskan, bahwa dengan disahkan peraturan daerah KS NIK, pihaknya berharap tak ada lagi polemik jaminan anggaran. Sehingga, lanjut dia, setiap tahunnya otomatis dianggarkan di APBD dan nilai kebutuhannya tergantung kebutuhan yang diusulkan oleh pemerintah.

Ustuhri mengatakan, bahwa perda tersebut juga menjawab pertanyaan dari masyatakat perihal masa berlaku. Selama ini, masa berlaku kartu itu hanya setahun dalam setiap mata anggaran. Soalnya, payung hukumnya hanya berupa Perwali. ”Kedepan bisa dihilangkan, itu hanya masalah teknis,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan, adanya perda tersebut payung hukum KS NIK semakin kuat. Sehingga, dapat diimplementasikan setiap tahun di tahun-tahun berikutnya. ”Ini sudah menjadi produk negara, kita sedang menyusun Perwal untuk lebih detailnya,” katanya.

Menurut dia, tahun ini pihaknya mengalokasikan dana sebesar Rp150 miliar untuk meng-cover warganya yang berobat menggunakan kartu tersebut. Rinciannya Rp50 miliar ditaruh di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi, sedangkan sisanya disiapkan untuk seluruh rumah sakit swasta di Kota Bekasi.

Termasuk belasan rumah sakit di Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Jakarta. Apalagi, sampai dengan Mei ini dana khusus rumah sakit swasta dan di luar Kota Bekasi telah terserap sekitar 50 persen. Karena itu, pada anggaran belanja tambahan akan menambah hingga Rp50 miliar lagi.

Menurut dia, angka Rp200 miliar berdasarkan hitungan terbanyak angka kesakitan di Kota Bekasi yaitu 30 persen dari total penduduk sekitar 2,6 juta jiwa. Dari 30 persen, kata dia, tak lebih dari 10 persen butuh biaya maksimal hingga Rp8 juta setiap orang.

Dengan alasan itu pemerintah daerah tidak mengintegrasikan Jaminan Kesehatan Daerah dengan Jaminan Kesehatan Nasional-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.”Kalau diintegrasi, maka dana yang dibutuhkan untuk premi kelas 3 setiap tahun Rp 460 miliar,” tukasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Camat Bekasi Selatan:...
Camat Bekasi Selatan: ICHC Berikan Layanan Kesehatan Terbaik untuk Masyarakat
Pertamina Retail Gelar...
Pertamina Retail Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SPBU Jakarta dan Bekasi
Layanan Kesehatan Homecare...
Layanan Kesehatan Homecare Lorong ke Lorong
Tim Perahu Sehat Pulau...
Tim Perahu Sehat Pulau Bahagia Hadirkan Layanan Kesehatan ke Pulau-Pulau Terpencil
Jangkau Pelosok Negeri,...
Jangkau Pelosok Negeri, Tim Medis Puskesmas Tompobulu Sediakan Layanan Kesehatan Gratis
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
41 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
43 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
43 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
56 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
7 Tantangan Zohran Mamdani...
7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved