Mau Mudik, Penjual Kue Asal Tegal Meninggal di Terminal Depok
Sabtu, 19 Mei 2018 - 14:21 WIB
Mau Mudik, Penjual Kue Asal Tegal Meninggal di Terminal Depok
A
A
A
DEPOK - Bermaksud ingin pulang kampung, Danawi (54) warga Tegal Jawa Tengah meninggal dunia di Terminal Kota Depok. Setelah diperiksa, polisi memastikan tidak ada penganiayaan dan luka senjata tajam di tubuh Danawi.
Saat kejadian, Danawi baru saja menaikkan tas ke bus. Tiba-tiba dia terjatuh dan meninggal. Kejadian ini mengejutkan Rohman, teman korban yang hendak pulang kampung bersama sekitar pukul 06.30 WIB, Sabtu (19/5/2018) pagi.
"Kami akan pulang kampung dengan menggunakan bus. Namun pada saat baru mau menaikkan tas ke bus, korban tiba-tiba terjatuh dan langsung meninggal dunia," kata Rohman di Terminal Depok.
Menurut keterangan dia, korban tidak makan dan minum sebelumnya. Dia pergi ke terminal menggunakan ojek. "Saya temen satu kontrakannya, memang korban mengaku mengeluh mempunyai sakit radang tenggorongan tidak pernah sembuh. Ini rencananya kita mau pulang kampung untuk berobat penyakit teman saya itu," tukasnya.
Kapolsek Pancoran Mas Ronni Wowor mengatakan pihaknya sudah mendatangi identifikasi setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, dari hasil identifikasi sementara tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan luka senjata tajam.
"Hasil Identifikasi kami telah memeriksa jenasah korban tidak ada tanda kekerasan dan diduga meninggal karena sakit. Sesuai dengan leterangan saksi dan korban di bawa pulang Dengan membuat surat pernyataan tidak mau divisum," katanya.
Saat kejadian, Danawi baru saja menaikkan tas ke bus. Tiba-tiba dia terjatuh dan meninggal. Kejadian ini mengejutkan Rohman, teman korban yang hendak pulang kampung bersama sekitar pukul 06.30 WIB, Sabtu (19/5/2018) pagi.
"Kami akan pulang kampung dengan menggunakan bus. Namun pada saat baru mau menaikkan tas ke bus, korban tiba-tiba terjatuh dan langsung meninggal dunia," kata Rohman di Terminal Depok.
Menurut keterangan dia, korban tidak makan dan minum sebelumnya. Dia pergi ke terminal menggunakan ojek. "Saya temen satu kontrakannya, memang korban mengaku mengeluh mempunyai sakit radang tenggorongan tidak pernah sembuh. Ini rencananya kita mau pulang kampung untuk berobat penyakit teman saya itu," tukasnya.
Kapolsek Pancoran Mas Ronni Wowor mengatakan pihaknya sudah mendatangi identifikasi setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, dari hasil identifikasi sementara tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan luka senjata tajam.
"Hasil Identifikasi kami telah memeriksa jenasah korban tidak ada tanda kekerasan dan diduga meninggal karena sakit. Sesuai dengan leterangan saksi dan korban di bawa pulang Dengan membuat surat pernyataan tidak mau divisum," katanya.
(ysw)