Pemprov Ganti Rugi Bangunan, Pemkot Kendaraan Bermotor

Kamis, 17 Mei 2018 - 14:07 WIB
Pemprov Ganti Rugi Bangunan,...
Pemprov Ganti Rugi Bangunan, Pemkot Kendaraan Bermotor
A A A
SURABAYA SIDOARJO - Aksi terorisme yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo tak hanya merengut nyawa. Para korban juga harus kehilangan harta bendanya di berbagai tempat yang dijadikan lokasi bom bunuh diri oleh para teroris.

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pun melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan pemerintah terkait ganti rugi yang harus dibayar. Mereka sudah menemui perwakilan Pemprov Jatim serta Pemkot Surabaya untuk membahas skema ganti rugi yang diberikan pada korban.

“Dalam pembicaraan awal dengan perwakilan pemprov dan pemkot sudah ditemui kesepakatan. Pada kesepakatan awal itu nantinya ganti rugi bangunan ditanggung pemprov. Sementara untuk ganti rugi kendaraan bermotor ditanggung pemkot,” ujar Wakil Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo, Kamis (17/5/2018).

Dia melanjutkan, dari rangkaian aksi terorisme yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo banyak pihak yang mengalami kerugian secara materiil. Misalnya para korban ledakan bom, pemilik bangunan, sampai kendaraan bermotor yang hangus terbakar.

“Akan ada kompensasi yang diberikan oleh negera. Makanya kami melakukan pendataan terlebih dahulu, baru nanti akan diajukan ke pemerintah,” ungkapnya.

Untuk kerugiaannya, katanya, banyak kendaraan bermotor baik itu roda empat maupun roda dua yang terkena ledakan. Demikian juga dengan semua bangunan yang terdampak, seperti gereja, pos pengamanan, rumah susun sampai rumah milik warga.“Bagi semua korban yang terdampak, kami menunggu laporan untuk dicatat dan diajukan,” sambungnya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menuturkan, selain memberikan ganti rugi kendaraan yang terbakar, pihaknya saat ini terus mengawal dan menfasilitasi pengiriman jenazah korban. Selain di Surabaya, jenazah korban juga sudah ada yang dikirim ke Solo dan ke Pasuruan.

Bahkan, lanjutnya, pemkot juga membantu pemakaman korban supaya lebih lancar. Tempat pemakaman juga sudah disiapkan untuk dipakai para korban ledakan bom. Semua fasilitas itu diberikan untuk mempermudah para keluarga korban.“Kami juga berencana menanggung semua biaya pendidikan salah satu anak korban, sekarang masih kami hitung semuanya,” ujar Risma.
(vhs)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Aceh Barat
Momen Haru Anak Polisi...
Momen Haru Anak Polisi Korban Bom Surabaya Lolos Jadi Polwan
Umar Patek Pelaku Bom...
Umar Patek Pelaku Bom Bali Akan Bebas Bersyarat, Begini Respons Kalapas Kelas 1 Surabaya
100 Sekolah Ditutup...
100 Sekolah Ditutup dan Ribuan Siswa Sudah Dievakuasi, Ternyata Ancaman Bomnya Palsu
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
7 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
8 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
8 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
9 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
9 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
10 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved