Bungkusan Plastik Gegerkan Warga Palmerah, Tim Gegana Turun ke Lokasi

Selasa, 15 Mei 2018 - 16:48 WIB
Bungkusan Plastik Gegerkan...
Bungkusan Plastik Gegerkan Warga Palmerah, Tim Gegana Turun ke Lokasi
A A A
JAKARTA - Warga sekitaran Stasiun Palmerah digegerkan dengan benda mencurigakan berupa plastik warna merah di Jalan Palmerah Selatan, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018) siang. Benda itu diketahui ditinggal oleh seorang perempuan.

Warga mengira benda tersebut bom. Beberapa orang kemudian terlihat menghindar sebelum akhirnya unit Gegana dari Polda Metro Jaya datang mengamankan benda itu.

Polisi selanjutnya menutup ruas jalan tersebut. Unit Penjinak Bom (Jibom) selanjutnya disebar di beberapa titik, yakni perlintasan sebidang dari arah Permata Hijau menuju Slipi, dan beberapa meter dekat Stasiun Palmerah.

Sejumlah anggota Dirlantas juga turut melakukan penjagaan di kawasan itu. Beberapa diantaranya tampak melakukan pengalihan arus dari Permata Hijau melintasi perlintasan sebidang ke arah Senayan.

Beberapa orang tampak asik menyakiskan benda mencurigan. Satu mobil unit Jibom datang melakukan pemeriksaan. Masyarakat hanya bisa menyaksikan dari jarak sekitar 50 meter. (Baca juga: Tim Gegana Polda Metro Cek Tas Mencurigakan di Mabes TNI AD)

Seorang saksi mata, Darsani, mengatakan, kardus sepatu yang dibungkus plastik warna merah itu disimpan oleh seorang perempuan sekitar sekitar pukul 14.30 WIB di sebuah gerobak dekat halte.

Darsana yang berprofesi sebagai tukang gojek itu sempat curiga ketika perempuan itu meletakkan bungkusan itu. Ia sempat mengangkat benda itu. “Berat kok pas saya sodok,” ucap Darsana di lokasi.

Dari sekilas pengamatan, ia melihat ada dua kardus berada dalam plastik. Ia yang semakin curiga kemudian meninggalkan plastik itu sembari membawa jaket. "Saya langsung lapor ke Pos Pol,” ucapnya.

Sementara itu, Kasman (45), seorang kuli bangunan mengaku terkejut dengan kejadian itu. Ia yang kala itu sedang memasukan kabel melalui gorong sempat menyaksikan para driver gojek lari terbirit-birit.

Seketika ia diberitahukan oleh temannya, Kardi (36) yang berada di atas untuk ikut berlari. Mereka kemudian meninggalkan pekerjaan di bawah JPO Stasiun Palmerah.

Hingga sejam lamanya unit jibom melakukan pemeriksaan, polisi kemudian membawa benda plastik merah itu menggunakan mobil Dirlantas.

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Roma Hutajulu menegaskan benda itu bukan bom, melainkan kardus kosong yang ditinggal oleh pemiliknya. “Sudah diamankan oleh unit Jibom tadi,” tandasnya.
(thm)
Berita Terkait
Teror Bom Pakai Nomor...
Teror Bom Pakai Nomor Telepon Asing Bukti Tantangan Keamanan Digital Lintas Negara
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
2 Korban Ledakan Bom...
2 Korban Ledakan Bom Rakitan di SMAN 72 Jakarta Masih Dirawat, Pelaku Sudah Keluar dari RS
Kesaksian Penjaga Kantin...
Kesaksian Penjaga Kantin SMAN 72 Jakarta yang Berjarak 2,5 Meter dari Pusat Ledakan
Bom di SMAN 72 Jakarta...
Bom di SMAN 72 Jakarta Ternyata Diledakkan Pelaku Pakai Remote
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Berita Terkini
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
12 menit yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
24 menit yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
37 menit yang lalu
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
45 menit yang lalu
Pramono Anung Janji...
Pramono Anung Janji JPO Tendean Segera Dibangun Kembali
2 jam yang lalu
Terduga Pelaku Teror...
Terduga Pelaku Teror Bom di Jaksel Jadi Tersangka, Fahira Idris Minta 6 Hal Ini Jadi Perhatian
2 jam yang lalu
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved