Pemotor yang Tabrak Pagar Mabes TNI AD karena Kaget Ditepuk Istri

Senin, 14 Mei 2018 - 22:53 WIB
Pemotor yang Tabrak...
Pemotor yang Tabrak Pagar Mabes TNI AD karena Kaget Ditepuk Istri
A A A
JAKARTA - Pemotor yang menabrak pagar Mabes TNI AD di Jalan Veteran, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (14/5/2018) malam, dipastikan bukan pelaku teror.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Roma Hutajulu, mengatakan, setelah melalui proses pemeriksaan beserta interogasi, diketahui bahwa pemotor tersebut merupakan satu keluara asal Kapuk, Jakarta Utara.

Pemotor tersebut berinsial J (42) yang membonceng istrinya berinisial A (32) dan anak perempuannya L (3,5). J diketahui berprofesi sebagai petugas reparasi AC dan pengemudi ojek online (ojol). (Baca juga: Seorang Pemotor Mencoba Tabrakkan Diri ke Mabes TNI AD)

Roma menjelaskan, J dan keluarganya naik sepeda motor dari Kapuk hendak menuju Stasiun Senen. Mereka hendak pulang kampung ke Semarang untuk menyambut bulan Ramadan dengan menggunakan kereta api.

Pada saat melintas di depan Mabes TNI AD sekitar pukul 19.00 WIB, istrinya tiba-tiba menepuk-nepuk punggung J karena salah jalan. Kaget, J kemudian kehilangan keseimbangan karena sedang membawa dua tas ransel besar di depan motor. Laju kendaraannya pun oleng sehingga tidak sengaja menabrak pagar Mabes TNI AD.

Satu anggota keluarga tersebut kemudian diperiksa oleh anggota TNI AD sekitar sekitar 2 jam. Termasuk dua tas ransel milik J, diperiksa Tim Gegana Polda Metro Jaya yang datang ke lokasi. (Baca juga: Tim Gegana Polda Metro Cek Tas Mencurigakan di Mabes TNI AD)

"Sesuai SOP, kami harus melakukan pengecekan terhadap dua tas ransel tersebut. Dua ransel itu berisi pakaian beserta pampers anaknya yang akan dibawa ke Semarang," ujar Roma kepada wartawan Senin malam.

Meski bukan pelaku teror, satu keluarga tersebut tetap harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan sudah dibawa dari Mabes TNI AD ke Mapolres Metro Jakarta Pusat. "Tetap masih harus kami periksa ke tempat kami. Nanti tiket (KA) pulang kampungnya kami ganti," pungkas Roma.
(thm)
Berita Terkait
Gangguan Keamanan Jakarta...
Gangguan Keamanan Jakarta Paling Banyak Dilaporkan melalui Kanal Pemprov DKI
Sambut Ramadhan, Rudenim...
Sambut Ramadhan, Rudenim Jakarta Perketat Keamanan
Pria Petugas Keamanan...
Pria Petugas Keamanan Tewas Dianiaya
Diciduk Polisi, Admin...
Diciduk Polisi, Admin Medsos Gang Anarcho Ternyata Mahasiswa di Kampus Ternama
Heru Temui Pangdam Jaya...
Heru Temui Pangdam Jaya Diskusi Keamanan Jakarta
Silaturahmi dengan Ormas,...
Silaturahmi dengan Ormas, Kapolres Jakpus Minta Bersama Jaga Kamtibmas
Berita Terkini
Ledakan di Gudang Amunisi...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Korban Dilarikan ke RSUD Caruban
40 menit yang lalu
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Bedah Rumah Buruh Cuci Gosok di Bogor
56 menit yang lalu
Dukung Kapolda Cup 2026,...
Dukung Kapolda Cup 2026, HGI Dorong Pertumbuhan Olahraga Asah Otak
2 jam yang lalu
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
2 jam yang lalu
CFIRST Sayangkan Langkah...
CFIRST Sayangkan Langkah JPU Ajukan Banding dalam Kasus Dedi Saputra
2 jam yang lalu
Ternyata Pelajar Pembawa...
Ternyata Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Korban Bully
2 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved