Pemkab Kobar Cari Ide Olah Sampah Plastik agar Bernilai Ekonomis

Rabu, 09 Mei 2018 - 15:59 WIB
Pemkab Kobar Cari Ide...
Pemkab Kobar Cari Ide Olah Sampah Plastik agar Bernilai Ekonomis
A A A
PANGKALAN BUN - Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, ditarget mengurangi sampah 30% hingga 2025 mendatang. Hal itu tercantum dalam Kebijakan Strategis Nasional tentang Pegelolanan Sampah yang dikeluarkan pemerintah pusat. Pemkab Kobar pun mulai menyusun strategi untuk memenuhi target tersebut.

Sejumlah wacana pun mengemuka, salah satunya rencana Pemkab Kobar melakukan kaji banding ke daerah yang sudah berhasil memanfaatkan limbah plastik untuk bahan campuran pembuatan aspal.

Bupati Kobar Nurhidayah menuturkan, pada 2017 hingga 2025 Kobar pengurangan sampah harus 30% dari jumlah sampah yang ada saat ini.

"Kobar diberi waktu delapan tahun untuk menyelesaikan target itu, namun kami tetap berupaya sebelum target yang ditentukan Pemkab sudah harus mengurangai sampah," ujar Nurhidayah.

Nurhidayah menambahkan, ke depan Pemkab Kobar akan terus berkoordinasi dengan kementerian terkait pengurangan sampah."Selama delapan tahun ke depan kita sudah tidak bisa membayangkan lagi seberapa banyak tumpukan sampah kita di TPA."

Ia mengatakan, yang perlu menjadi pemikiran yakni limbah plastik agar bisa didaur ulang, bermanfat, serta memiliki nilai ekonomis yang tinggi bagi masyarakat maupun daerah.

Bupati mencontohkan, Denpasar, Bali serta Bekasi, Jawa Barat sudah mulai memanfaatkan limbah plastik menjadi bahan baku campuran pembuat aspal dan digunakan untuk membangun jalan raya.

"Ini salah satu inspirasi kreatif untuk mengurangi sampah plastik. Tentu kalau memang dari segi kualiatasnya bagus, kenapa kita tidak mencobanya," kata bupati perempuan pertama di Bumi Marunting Batu Aji ini.

Ia menambahkan, kaji banding adalah salah satu cara untuk memenuhi dari targat delapan tahun pengurangan sampah yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Jadi dari terget delapan tahun yang ditetapkan, mungkin dengan adanya pemanfatan limbah plastik ini secara otomatis ke depan akan mempercepat kita dalam menggurangi dari targat yang ditentukan."
(zik)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Idul Adha, PT KPC Salurkan...
Idul Adha, PT KPC Salurkan 9 Sapi dan 7 Kambing di Kobar dan Lamandau
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
42 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
58 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
Pangeran William Lindungi...
Pangeran William Lindungi Putri Charlotte Agar Tak Bernasib seperti Harry
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved