PSHT Tolak Ditumpangi Kepentingan Politik

Selasa, 01 Mei 2018 - 21:13 WIB
PSHT Tolak Ditumpangi...
PSHT Tolak Ditumpangi Kepentingan Politik
A A A
SRAGEN - Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menegaskan tidak berhubungan dengan gerakan politik manapun. Mengingat saat ini memasuki tahun politik, organisasi yang memiliki massa yang banyak rawan untuk ditunggangi kepentingan politik tertentu.

Ketua Umum PSHT Pusat Muhammad Taufik menyampaikan terkait tahun politik ini, pihaknya menegaskan sebagai organisasi persaudaraan tidak ingin terjebak dalam politik praktis.

Lantas pihaknya menegaskan dalam kegiatan yang diselenggarakan PSHT untuk guyub rukun dan ikut membantu pemerintah untuk menyejukkan suasana.

”Dalam tahun politik ini kita membantu menentramkan dan menyejukkan suasana, bukan justru membuat kisruh,” tegasnya dalam pelantikan pengurus baru PSHT Sragen di Pendopo rumah dinas Kabupaten Sragen, Senin (1/5/2018).

Dia menyampaikan, warga PSHT sangat banyak dan perlu disadari tetap ada kepentingan politik yang ingin memanfaatkan.

Dengan kegiatan yang bersikap netral menegaskan bahwa PSHT tidak berafiliasi dengan parpol manapun. Langkah ini diambil untuk menjaga kerukunan antar warga PSHT.

Taufik juga tidak menepis masih sering adanya konflik yang melibatkan warga PSHT di sejumlah tempat. Termasuk juga yang ada di Sragen. Namun demikian pihaknya sudah menegaskan bahwa siapapun yang melanggar hukum tetap diproses.

”Kami terus mengingatkan bahwa yang melanggar hukum tetap diproses secara hukum, namun kami juga mengingatkan jangan sampai menimbulkan gesekan baik sesama warga maupun dengan masyarakat,” timpalnya.

Sementara Ketua Harian DKP PSHT, Sunyoto Tri Laksono menambahkan bahwa PSHT itu mengaplikasikan budaya yang luhung. Pihaknya menyampaikan PSHT selalu mendukung pemerintahan yang sah.

Dia menegaskan organisasi ini tidak berpolitik praktis. Pihaknya membebaskan warga PSHT memberikan dukungan setiap pribadi warga PSHT menggunakan hak politiknya.

”Kita mengutamakan persaudaraan, dan kita taat hukum. kita menjaga persatuan dan kesatuan. Kita sangat tidak mendukung jika penyelesaian masalah menggunakan kekerasan,” ujarnya.

Ketua Cabang PSHT Sragen Surtono menyampaikan terkait proses kaderisasi terjadi secara alami. Pihaknya menyampaikan terkait pergantian kepengurusan karena sudah sesuai regulasi 5 tahunan.

Soal warga PSHT sendiri, Surtono menyampaikan di Indonesia sudah jutaan. Sedangkan di Sragen saja diperkirakan ada 60 ribu warga PSHT. ”Jumlah yang banyak tersebut tercatat sejak sekitar tahun 1986.
(sms)
Berita Terkait
6 Perguruan Pencak Silat...
6 Perguruan Pencak Silat Asli Madiun, Ada PSHT hingga KSPI Kera Sakti
Pesilat PAMA Raih 19...
Pesilat PAMA Raih 19 Medali di Kejuaraan Pencak Silat KONI DKI Jakarta 2023
Jelang Pengesahan, 3.393...
Jelang Pengesahan, 3.393 Siswa SH Terate Sragen Jalani Tes Pendadaran
150 Pendekar Pencak...
150 Pendekar Pencak Silat Papua Akan Adu Skil di Danrem Cup
Kejuaraan Silat International...
Kejuaraan Silat International di Medan, Kans Perputaran Uang Sampai Puluhan Miliar
Profil Harjo Utomo,...
Profil Harjo Utomo, Pejuang Kemerdekaan dan Pendiri PSHT yang Sempat Dipenjara Oleh Belanda
Berita Terkini
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
14 menit yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
23 menit yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
6 jam yang lalu
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved