Sandiaga Uno Berharap May Day di Jakarta Aman dan Damai
Senin, 30 April 2018 - 19:52 WIB
Sandiaga Uno Berharap May Day di Jakarta Aman dan Damai
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno optimistis perayaan May Day di Jakarta pada Selasa, 1 Mei 2018 besok akan berlangsung kondusif.
Namun, Sandi meminta agar buruh dari luar Jakarta untuk tidak merayakan May Day di Ibu Kota.
"Persiapannya sudah kami lakukan sejak satu minggu terakhir Insya Allah berlangsung kondusif dan ini di lima wilayah," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (30/4/2018). Sandi meminta buruh dari luar Jakarta untuk tidak merayakan May Day di Jakarta.
Sandi berharap perayaan May Day menjadi ajang untuk meningkatkan produktivitas para pekerja."Kita mengimbau yang dari luar Jakarta tidak ke Jakarta. Tapi yang di Jakarta kita arahkan agar selebrasi May Day ini meningkatkan produktivitas dari para pekerja," katanya.
Politisi Partai Gerindra itu menuturkan, Pemprov DKI Jakarta akan mendorong kartu pekerja bagi buruh di Jakarta. Pasalnya, kata Sandi, selama ini serapannya masih rendah dan belum tersosialisasi serta terdistribusi dengan baik.
"Jadi kita akan dorong juga untuk rekan pekerja yang menerima UMP mereka bisa menikmati layanan kartu pekerja untuk transportasi gratis di Transjakarta dan juga pangan murah program dari DKPKP (Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian)," ucapanya.
Namun, Sandi meminta agar buruh dari luar Jakarta untuk tidak merayakan May Day di Ibu Kota.
"Persiapannya sudah kami lakukan sejak satu minggu terakhir Insya Allah berlangsung kondusif dan ini di lima wilayah," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (30/4/2018). Sandi meminta buruh dari luar Jakarta untuk tidak merayakan May Day di Jakarta.
Sandi berharap perayaan May Day menjadi ajang untuk meningkatkan produktivitas para pekerja."Kita mengimbau yang dari luar Jakarta tidak ke Jakarta. Tapi yang di Jakarta kita arahkan agar selebrasi May Day ini meningkatkan produktivitas dari para pekerja," katanya.
Politisi Partai Gerindra itu menuturkan, Pemprov DKI Jakarta akan mendorong kartu pekerja bagi buruh di Jakarta. Pasalnya, kata Sandi, selama ini serapannya masih rendah dan belum tersosialisasi serta terdistribusi dengan baik.
"Jadi kita akan dorong juga untuk rekan pekerja yang menerima UMP mereka bisa menikmati layanan kartu pekerja untuk transportasi gratis di Transjakarta dan juga pangan murah program dari DKPKP (Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian)," ucapanya.
(whb)