Satpol PP Evakuasi Satu Keluarga yang Terlantar di Taman Kota Pangkalan Bun

Jum'at, 27 April 2018 - 15:49 WIB
Satpol PP Evakuasi Satu...
Satpol PP Evakuasi Satu Keluarga yang Terlantar di Taman Kota Pangkalan Bun
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Perempuan paruh baya, yang diduga mengalami gangguan kejiwaan bersama tiga anaknya ditemukan terlantar oleh Satpol PP di taman kota, Bundaran Pancasilan, Pangkalan Bun, Kabar, Kalteng, Jumat (27/4/2018) siang. Perempuan itu mengaku bernama Rako, bersama tiga anaknya yang masih balita berumur, 4,3 dan 1 tahun. Karena dianggap mengganggu kenyamanan dan keindahan kota, satu keluarga ini akhirnya dievakuasi petugas Satpol untuk diantar ke Dinas Sosial.

Rako mengaku berasal dari Desa Gohong, Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. Saat ditanya oleh anggota Satpol PP Kobar, ia mengaku tiba di Pangkalan Bun pada Kamis (27/4/2018).

"Saya diantar oleh petugas dari Sampit, Kotawaringin Timur. Dia pakai baju PNS, sebelumnya ia memberikan tas ini," ujarnya sambil menunjukkan tas bertuliskan Kebutuhan Khusus Bantuan Kementerian Sosial RI Ditjen Linjamsos Dit PSKBS 2015.

Perempuan tersebut juga mengatakan, dirinya selama di Sampit tinggal di dalam gerobak. "Setelah itu kami dibawa oleh orang pakai baju PNS. Kemudian saya mengatakan bahwa ingin ke Pangkalan Bun karena katanya ramai," ujar perempuan tersebut.

Ia mengaku pergi dari desanya lantaran kesal dengan kondisi rumah tangganya. "Suami saya tidak mau kerja. Kerjaannya makan dan tidur saja. Makanya saya pergi dari rumah," ujarnya.

Kabid Penegakan Perda dan Penyidik PNS pada Satpol PP Kobar, Mustawan Lutfi mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kobar untuk menindaklanjuti penanganan perempuan tersebut.

Sementara ini perempuan tersebut berada di kantor Satpol PP agar bisa dipantau. "Karena kasihan juga, saat ditemukan perempuan tersebut duduk panas-panas di area terbuka di kawasan Taman Segitiga. Terlebih perempuan tersebut sedang dalam keadaan hamil. Berulang kali kami tanyai perempuan tersebut seringkali memberikan jawaban yang ngawur dan kadang bisa tertawa-tawa sendiri," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Waspada Penipuan dengan...
Waspada Penipuan dengan Meminta Transfer Uang Atas Nama Satpol PP DKI
Tiga Oknum Satpol PP...
Tiga Oknum Satpol PP Dinsos Kota Batam yang Peras Pengemis Jadi Tersangka
Anggota Satpol PP DKI...
Anggota Satpol PP DKI Korban Penipuan Rekrutmen Palsu Ternyata Sudah Bertugas di Pos PPKM
Satpol PP Parepare Tertibkan...
Satpol PP Parepare Tertibkan Baliho Tanpa Izin
Direksi dan Dewas Diberhentikan,...
Direksi dan Dewas Diberhentikan, Kantor Perusda Makassar Disegel Satpol PP
Penipuan Perekrutan...
Penipuan Perekrutan Tenaga Kontrak, Satpol PP DKI Amankan 2 Orang Pemalsuan Dokumen
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
8 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
8 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved