Kriminolog Anggap Penyekapan di Taksi Online Terbilang Nekat

Kamis, 26 April 2018 - 00:24 WIB
Kriminolog Anggap Penyekapan...
Kriminolog Anggap Penyekapan di Taksi Online Terbilang Nekat
A A A
DEPOK - Aksi penyekapan dan perampokan yang terjadi di dalam taksi online di kawasan Tambora, Jakarta Barat, terbilang nekat. Pasalnya, pelaku bertindak ketika suasana sudah mulai terang dan datanya bisa diketahui perusahaan aplikator serta user.

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Ferdinand Andi Lolo mengatakan, pelaku dianggap memiliki keberanian yang besar sampai nekat berbuat seperti itu kepada Sansan (24).

"Ini relatif nekat karena mereka kan lebih mudah diketahui dibanding taksi regular," katanya di Depok, Rabu 25 April 2018.

Yang perlu diperhatikan dalam kasus ini adalah, kata dia, memeriksan akun yang digunakan. Apakah pelaku memang memakai akunnya sendiri atau hanya memanfaatkan akun orang lain. Kemudian ini harus diusut sampai tuntas sehingga tidak terjadi lagi nantinya.

"Keselamatan penumpang tentunya menjadi prioritas. Maka perusahaan aplikator harus menginformasikan perihal akun yang digunakan sehingga akan lebih cepat dan mudah dideteksi," katanya.

Kata dia, dari sisi penumpang juga sebaiknya lebih meningkatkan kewaspadaan. Pengguna taksi online tentunya menggunakan jasa ini karena merasa lebih aman. Tingkat kepercayaan yang tinggi itu kerap membuat kewaspadaan seseorang melemah. Ini yang terkadang dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mengincar korban.

"Masukan untuk aplikator mungkin bisa membuat SOP bagi driver agar mempersilahkan penumpang agar melakukan pengecekan terlebih dahulu dalam kendaraannya," paparnya.

Di sisi lain, dia menyarankan aplikator bisa membuka data bagi akun yang terlibat kriminal sehingga ketika pelaku melamar di aplikator lain bisa dicegah. Dan Negara seharusnya bisa mengakses data tersebut ke perusahaan aplikator.

"Sehingga terlihat criminal record pelaku yang pernah bertindak. Untuk selanjutnya di-banned," kata Andi. (Baca: Pesan Taksi Online, Warga Tambora Jadi Korban Penyekapan )
(mhd)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Polisi Olah TKP Perampokan...
Polisi Olah TKP Perampokan di Rumdin Wali Kota Blitar
Perampok Bersenpi Gegerkan...
Perampok Bersenpi Gegerkan Banyumas, Karyawan Perusahaan Ekspedisi Disekap di Gudang
5 Fakta Penyekapan dan...
5 Fakta Penyekapan dan Perampokan Madam Tri di Cimahi, Salah Satunya Dilakukan saat Sahur
Bermodalkan Sarung,...
Bermodalkan Sarung, Pria Pengangguran Rampok Taksi Online
Tusuk Korbannya 4 Kali,...
Tusuk Korbannya 4 Kali, 2 Perampok Tak Berkutik Dibekuk Polisi
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
4 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
4 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
5 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
6 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
6 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved