BKSDA Jateng Evakuasi Buaya Milik Warga Sukoharjo

Selasa, 24 April 2018 - 19:47 WIB
BKSDA Jateng Evakuasi...
BKSDA Jateng Evakuasi Buaya Milik Warga Sukoharjo
A A A
SUKOHARJO - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah (Jateng) mengevakuasi seekor buaya yang dipelihara seorang warga di Desa Gadingan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Selasa (24/4/2018) siang. Buaya dengan panjang sekitar dua meter itu lalu dibawa ke tempat penangkaran khusus di wilayah Banyumas.

Buaya yang dievakuasi memiliki kelamin betina dengan usia sekitar empat tahun. Evakuasi buaya jenis muara dilakukan karena dikhawatirkan lepas ke sungai. Sebab, posisi kandangnya cukup dekat dengan aliran Sungai Bengawan Solo. Evakuasi atas permintaan Kristanto (52), sang pemilik buaya.

"Evakuasi sesuai permintaan pemilik. Ia baru tahu kalau buaya termasuk dilindungi setelah ada kasus buaya yang lepas beberapa waktu lalu," ujar Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Jateng Agung Budi Riyanto.

Proses evakuasi melibatkan tim ahli dari BSKD. Peralatan yang dipakai antara lain tali, tongkat, dan jaring. Evakuasi membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Selanjutnya, hewan buas itu diamankan dan dibawa ke mobil operasional BKSDA. Buaya dibawa ke tempat penangkaran khusus dan satu-satunya di Jawa Tengah. Beberapa tangkapan hewan yang dilindungi sebelumnya sudah dikirim di lokasi tersebut.

Pemilik buaya, Kristanto mengaku mendapat buaya dari rekannya yang dibeli dari pedagang di Pasar Depok. Selama ini, buaya diberi makan ayam dan ikan sapu-sapu. "Saya memelihara sudah sejak tiga tahun lalu. Dulu dari ukuran 75 sentimeter,” kata Kristanto.

Buaya tidak makan setiap hari. Namun hanya tiga hari atau bahkan satu minggu sekali. Sekali makan diberikan 3 kg ikan sapu-sapu. Selama dia merawat, buaya tidak pernah mengamuk. Namun, dirinya cukup khawatir karena buaya semakin hari semakin besar.

Kapolsek Mojolaban AKP Priyono mengatakan, pihaknya mengapresiasi warga yang mau menyerahkan buaya yang dipeliharanya kepada BKSDA. Sebab, hewan tersebut termasuk buas. "Saya mengimbau kepada warga yang memiliki hewan buas untuk diserahkan pada pihak yang berwenang," tandas Priyono.
(zik)
Berita Terkait
4 Penampakan Buaya di...
4 Penampakan Buaya di Tempat Umum, Ada yang Muncul di Atas Jembatan saat Banjir
10 Fakta Unik Buaya...
10 Fakta Unik Buaya yang Jarang Diketahui, Nomor 7 Dianggap Mitos
Muncul di Dekat Permukiman,...
Muncul di Dekat Permukiman, Buaya Pemangsa Resahkan Warga Raja Seberang
Mengapa Ada Buaya Albino?...
Mengapa Ada Buaya Albino? Ini jawabannya!
Henry si Buaya Playboy,...
Henry si Buaya Playboy, Umur 124 Tahun dan 10.000 Anak, Masih Strong!
Simak Perbedaan Caiman,...
Simak Perbedaan Caiman, Buaya, dan Alligator, Serupa tapi Tidak Sama!
Berita Terkini
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
11 menit yang lalu
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
1 jam yang lalu
Partai Perindo Hadirkan...
Partai Perindo Hadirkan Sembako Murah melalui Program Warung Kita
1 jam yang lalu
Brimob Bersenjata Jaga...
Brimob Bersenjata Jaga Ketat Gedung Promoter Polda Metro Jaya Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi
1 jam yang lalu
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
2 jam yang lalu
Persoalkan Penerapan...
Persoalkan Penerapan Pasal 32 UU ITE, Roy Suryo Minta Status Tersangka Tidak Sah
3 jam yang lalu
Infografis
Pengadilan China Melelang...
Pengadilan China Melelang 100 Ton Buaya Hidup Rp9,2 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved