Panglima dan Kapolri Ingatkan Prajurit Jaga Netralitas Pilkada Serentak 2018

Jum'at, 20 April 2018 - 11:59 WIB
Panglima dan Kapolri...
Panglima dan Kapolri Ingatkan Prajurit Jaga Netralitas Pilkada Serentak 2018
A A A
MEDAN - Panglima TNI dan Kapolri mengingatkan kepada prajurit TNI -Polri agar dapat menjaga netralitas dalam pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak serta tetap menjaga soliditas dan sinergitasnya.

"Karena netralitas merupakan harga mati demi menjaga kepercayaan yang sangat tinggi dari masyarakat serta menjaga jadi diri TNI, kehormatan dan nama baik," jelas Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat memberikan pengarahan di Hotel Santika Dyandra, Medan, Kamis (19/4/2018) malam.

Pertemuan Panglima TNI dan Kapolri dimulai dengan makan malam bersama 3.000 prajurit TNI dan Polri. Dalam pengarahannya, Panglima TNI menjamin kelancaran, keamanan dan kesuksesan Pilkada serentak tahun 2018 dan Pemilihan legislatif dan Presiden 2019. Di Provinsi kelima yang dikunjungi, Panglima TNI menyampaikan kepada prajuritnya, karena di Sumut akan digelar Pilkada, maka seluruh matra agar memegang teguh dan menjaga netralitas.

Bagi prajurit yang melanggar aturan, Panglima menegaskan akan adanya sanksi karena netralitas merupakan penjabaran sapta marga dan sumpah prajurit. Dalam pelaksanaan pemilhan kepala daerah serentak tahun 2018 dan pileg dan pilpres 2019 nanti, Panglima TNI menyampaikan tidak tertutup kemungkinan ada terjadi konflik.

Untuk itu, Panglima TNI juga menyampaikan lima atensi, pertama agar prajurit TNI-Polri menjaga kepercayaan rakyat dengan tidak menodai dengan perbuatan melanggar disiplin dan hukum, kedua meningkatkan kemampuan deteksi dini dan cegah dini dari gangguan Pilkada serentak 2018 dengan mengoptimalisasi fungsi masing-masing satuan.

Ketiga berdiri tegak di semua golongan sehingga menjadi perekat kemajemukan bangsa, keempat menugaskan unsur pimpinan agar dekat dan menyatu dengan anak buah sehingga dapat tahu permasalahan dan cepat mengatasinya, kelima menjaga soliditas dan solidaritas tni-polri/ sehingga terjalin sampai ke tingkat individu dan menjadi teladan masyarakat.

"Saya ingatkan pada prajurit agar tetap netral pada Pilkada dengan tetap menjaga solidaritas dan soliditas. Ya, TNI -Polri kompak dan akan terus bersinergi menjaga keutuhan NKRI. TNI akan tetap membantu Polri dalam mengamankan proses pesta demokrasi," tegasnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengingatkan cukup kompleksnya potensi konflik di Sumut, apalagi sangat heterogennya provinsi pusat ekonomi Sumatra ini. Kapolri juga mengingatkan agar TNI-Polri tetap sinergi untuk menjaga keamanan, namun bukan sinergi yang negatif, sehingga jadi indikator hubungan baik di masyarakat.
(wib)
Berita Terkait
Hitung Cepat Pilgub...
Hitung Cepat Pilgub Sumut 2024 Menang, Bobby Nasution: Ini yang Harus Kita Jaga
Pilgub Sumut: Charles...
Pilgub Sumut: Charles Bonar Sirait Digadang jadi Wagub Bobby Nasution
Karier Militer Letjen...
Karier Militer Letjen TNI Edy Rahmayadi, Calon Gubernur Sumut Incumbent yang Pernah Jabat Pangkostrad
Survei Pilgub Sumut:...
Survei Pilgub Sumut: Nikson Nababan Teratas, Bobby Nasution Urutan Ketiga
Maju Pilgub Sumut, Edy...
Maju Pilgub Sumut, Edy Rahmayadi Daftar ke Partai Perindo
Bobby-Surya Kalah Telak...
Bobby-Surya Kalah Telak di TPS Edy Rahmayadi, Hanya Raih 65 Suara
Berita Terkini
Guest House Makiyyah...
Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah
54 menit yang lalu
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
1 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
2 jam yang lalu
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
6 jam yang lalu
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
16 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
17 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved