Survei Pilgub Sumut: Nikson Nababan Teratas, Bobby Nasution Urutan Ketiga
Senin, 05 Agustus 2024 - 08:22 WIB
loading...
Mantan Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, menempati posisi teratas berdasarkan survei terbaru Panel Survei Indonesia (PSI). Sementara itu, Wali Kota Medan, Bobby Nasution, berada di urutan ketiga. Foto/Ilustrasi/Dok.Sindonews
A
A
A
MEDAN - Dalam persaingan menuju Pilgub Sumatera Utara (Sumut) 2024, Mantan Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, menempati posisi teratas berdasarkan survei terbaru Panel Survei Indonesia (PSI). Sementara itu, Wali Kota Medan, Bobby Nasution, berada di urutan ketiga.
Survei ini melibatkan 1.680 warga Provinsi Sumut sebagai sampel. Mayoritas responden, sebanyak 81,6%, menginginkan calon gubernur yang memiliki kapasitas, wawasan luas, dan kemampuan kepemimpinan yang mumpuni. Selain itu, 84,7% dari mereka juga menekankan pentingnya moralitas atau akhlaqul karimah dalam diri calon pemimpin.
Sebanyak 60,7% responden menginginkan calon yang memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk mendukung kegiatan kampanye dan sosialisasi, bukan untuk menyuap masyarakat. "Biaya kampanye adalah konsekuensi logis bagi calon, namun harus digunakan untuk akomodasi kegiatan kampanye," jelas Direktur Eksekutif PSI, Mahendra Zaeni, dalam keterangan tertulis pada Minggu (4/8/2024).
Dalam survei tersebut, Nikson Nababan mencatat tingkat popularitas sebesar 82,2%, diikuti oleh Edy Rahmayadi dengan 84,6%, dan Bobby Nasution dengan 89,3%. Namun, Zaeni menjelaskan bahwa popularitas Nikson dan Edy Rahmayadi bersifat sosiometrik, yang muncul dari daya tarik pribadi dan sifat baik mereka.
Baca Juga: Menanti Pertarungan Ahok Vs Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024
Survei ini melibatkan 1.680 warga Provinsi Sumut sebagai sampel. Mayoritas responden, sebanyak 81,6%, menginginkan calon gubernur yang memiliki kapasitas, wawasan luas, dan kemampuan kepemimpinan yang mumpuni. Selain itu, 84,7% dari mereka juga menekankan pentingnya moralitas atau akhlaqul karimah dalam diri calon pemimpin.
Sebanyak 60,7% responden menginginkan calon yang memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk mendukung kegiatan kampanye dan sosialisasi, bukan untuk menyuap masyarakat. "Biaya kampanye adalah konsekuensi logis bagi calon, namun harus digunakan untuk akomodasi kegiatan kampanye," jelas Direktur Eksekutif PSI, Mahendra Zaeni, dalam keterangan tertulis pada Minggu (4/8/2024).
Dalam survei tersebut, Nikson Nababan mencatat tingkat popularitas sebesar 82,2%, diikuti oleh Edy Rahmayadi dengan 84,6%, dan Bobby Nasution dengan 89,3%. Namun, Zaeni menjelaskan bahwa popularitas Nikson dan Edy Rahmayadi bersifat sosiometrik, yang muncul dari daya tarik pribadi dan sifat baik mereka.
Baca Juga: Menanti Pertarungan Ahok Vs Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024
Lihat Juga :