Jadi Penyebab Kebakaran, Industri Liar di Permukiman Wajib Ditindak

Senin, 02 April 2018 - 23:10 WIB
Jadi Penyebab Kebakaran,...
Jadi Penyebab Kebakaran, Industri Liar di Permukiman Wajib Ditindak
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta diminta menindak tegas industri liar di permukiman padat. Sebab kecolongan dan pengawasan yang lemah membuat ancaman bagi masyarakat.

Kebakaran di pemukiman padat kerap terjadi karena industri ini.
Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna mengatakan, kebakaran di permukiman padat banyak disebabkan karena pengawasan lemah.

“Pemerintah tak cepat tanggap mengawasi kawasan permukiman dan industri di sekitarnya. Seharusnya dicek, ada izinnya,” kata Yayat ketika menanggapi kebakaran di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di dua kecamatan di Jakarta Barat dalam sepekan terakhir. Kejadian di Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat pada Kamis, 29 Maret 2018 lalu dan Jembatan Besi pada Minggu (1/4/2018), polisi mengatakan sumber api di dua tempat itu berasal dari industri konveksi. Akibat kejadian itu, dua ratusan rumah warga ludes di lalap api, membuat ribuan warga mengungsi.

Yayat melihat pernyataan polisi cukup benar. Dia menyakini banyak industri di kawasan permukiman padat yang menyalahi aturan. Selain kerap memasang instalasi listrik secara sembarang, penyaluran listrik juga terkadang ilegal.

“Seharusnya di sini pemerintah hadir, mengawasi dan menindak, serta memberikan sanksi bagi yang kedapatan tegas melanggar izin,” ujarnya. Yayat menilai, kondisi semacam ini banyak dilakukan pemilik industri, tak hanya konveksi, tetapi industri tempe, dan beberapa industri lainnya.

Melihat kondisi ini, Yayat menyarankan setelah mendapatkan pelanggar, maka industri itu wajib dipindahkan ke tempat aman.

Kepala Dinas Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran, Subejo tak menampik dengan kondisi itu. Dia menilai industri di kawasan permukiman padat menjadi sumber api paling rawan saat kebakaran. Material yang mudah terbakar dan instalasi buruk, serta kurangnya alat pemadam api ringan membuat kebakaran di permukiman padat sulit dipadamkan.

Hingga akhir 2017 kemarin, Subejo mengatakan, di Jakarta tertinggi berada di Cengkareng, setiap tahunnya, sejak 2016 kebakaran di sini mencapai lebih dari 40 kasus. Kasus ini menjadi tinggi dibandingkan Kecamatan Tambora yang hanya mencapai 30 kasus saja.

“Ini yang perlu di bahas. Kita tidak bisa sendiri, perlu semua sektor dalam membahas ini,” ucap Subejo. Selain pada industri, sumber api kebakaran di Jakarta banyak terjadi di rumah semi permanen. Kondisi material yang mudah terbakar, membuat api dengan cepat menyambar. Seringkali kebakaran disini sulit di padamkan lantaran kondisi api besar.

Meski demikian terhadap masalah industri, Subejo sendiri kerap menyampaikan kondisi itu saat rapim bersama dengan sejumlah wali kota dan instansi lainya. Pemaparan bahaya kebakaran dan antisipasi diungkapkan.
(whb)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Akibat Pembakaran Sampah,...
Akibat Pembakaran Sampah, 5 Bangunan di Cakung Ludes Terbakar
Kebakaran Akibat Trafo...
Kebakaran Akibat Trafo Berjalan Meledak di Muara Angke, 150 Warga Terdampak
Ruang Marbot Masjid...
Ruang Marbot Masjid Istiqomah Terbakar, 6 Mobil Damkar dan 35 Petugas Dikerahkan
Korsleting Listrik,...
Korsleting Listrik, Kabel PLN Kebon Pala Jakarta Timur Terbakar
25 Rumah di Jalan Pemuda...
25 Rumah di Jalan Pemuda Jakarta Timur Ludes Terbakar
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
6 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
6 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
7 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
7 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
7 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved