Business Friendly Kabupaten Boyolali Menyerap Investasi

Senin, 26 Maret 2018 - 15:00 WIB
Business Friendly Kabupaten...
Business Friendly Kabupaten Boyolali Menyerap Investasi
A A A
TAK salah agaknya jika Pemkab Boyolali fokus pada bidang investasi. Berkat program ramah investasi, pertumbuhan ekonomi kabupaten itu melesat, bahkan melampaui kota-kota besar di Jawa. September silam, Bupati Boyolali Seno Samodro mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi di wilayahnya pada 2016 mencapai 6,08%. Angka itu mengalahkan Solo, Semarang, Surabaya, Bandung, bahkan Jakarta yang pertumbuhan ekonominya rata-rata sekitar 5%. “Tahun lalu, Boyolali memecahkan rekor nasional. Sekelas kabupaten, pertumbuhan ekonomi Boyolali mengalahkan kota-kota besar di Indonesia,” ujarnya.

Perizinan adalah kunci untuk menyedot investasi. Birokrasi berbelit-belit dipangkas habis. Kini, dari 33 peraturan daerah (perda) yang mengatur perizinan tersisa tiga perda saja. Boyolali menerapkan konsep "business friendly" untuk menata iklim investasi yang kondusif. Caranya dengan penataan regulasi dan konsep pelayanan "one stop service".

Konsep ini sungguh ampuh. Kepada investor asing, Boyolali siap menuntaskan proses perizinan investasi paling lama 3 jam. Ditunjang murahnya biaya tenaga kerja serta amannya iklim investasi dan politik, tahun lalu kabupaten ini mendapatkan proyek investasi Rp16 triliun. Ini meningkat pesat jika dibandingkan 2015 dan 2016. Penanaman modal asing (PMA) pada dua tahun itu tercatat masing-masing Rp117 miliar dan Rp300 miliar. Sementara, nilai penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada 2015 dan 2016 masing-masing mencapai Rp1,019 triliun dan Rp693,63 miliar.

Guna menggenjot investasi, Pemkab Boyolali juga menggelar program Smart City agar semua bisa dilakukan dengan cepat dan transparan. Adanya satu gedung yang menerapkan teknologi informasi dan komunikasi ini dapat mewujudkan e-Government. Organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Boyolali saat ini pun telah menerapkan kurang lebih 80 aplikasi berbasis teknologi.

Apa saja manfaat aplikasi tersebut bagi masyarakat? Simak laporan selengkapnya dalam Edisi Khusus Government Award Majalah SINDO Weekly No 04-07 Tahun 2018 yang terbit Senin (26/3/2018) hari ini.
(amm)
Berita Terkait
Antisipasi Letusan Merapi,...
Antisipasi Letusan Merapi, 100 Ribu Masker Disiagakan Pemkab Boyolali
Pemkab Pangkep Raih...
Pemkab Pangkep Raih Penghargaan dari LBN Antara
Bantaeng Torehkan Kabupaten...
Bantaeng Torehkan Kabupaten Terbaik Satu PPD di Musrembangnas 2022
Basmin Harap Bisa Pertahankan...
Basmin Harap Bisa Pertahankan Penghargaan Tertinggi di Bidang Kesehatan
Barru Raih Penghargaan...
Barru Raih Penghargaan Juara Ketiga di Ajang SSIC 2021
Pangkep Terima Penghargaan...
Pangkep Terima Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya dari Kementerian P3A
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
42 menit yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
1 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
1 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
2 jam yang lalu
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
2 jam yang lalu
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
3 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Mohamed bin...
6 Alasan Mohamed bin Zayed Investasi Rp532,6 T untuk Ras Al Hekma Mesir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved