Modal Clurit, Gerombol Bocah Ingusan Todong Pengguna Jalan
Minggu, 25 Maret 2018 - 23:29 WIB
Modal Clurit, Gerombol Bocah Ingusan Todong Pengguna Jalan
A
A
A
JAKARTA - Bermodal clurit, sekelompok bocah melakukan perampasan di kawasan Jembatan Gantung, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (25/3/2018) dini hari. Aksi itu terbongkar, setelah Tim Pemburu Preman (TPP) menangkap salah satu pelaku di lokasi kejadian.
Kapolsek Cengkareng, Kompol Budi Agung Leksono mengatakan, tertangkapnya pelaku berinisial MAG (17) bermula ketika korbannya berteriak meminta tolong. Teriakan itu terdengar oleh pasukan TPP dipimpin IpdaGusti Ngurah Astawa yang kala itu tengah berpatroli.
"Sekelompok remaja itu kemudian berlarian ke gang-gang sempit di kawasan itu. Salah satu pelaku dibekuk tanpa perlawanan," kata Agung pada wartawan Minggu (25/3/2018).
Agung menuturkan, sesuai perintah pimpinan Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi untuk mematikan ruang gerak aksi kriminalitas maupun aksi premanisme dan tidak segan-segan untuk menindak tegas terukur jika mencoba melawan petugas.
Hingga berita ini ditulis, penyidikan terhadap bocah itu masih dilakukan. Beberapa gerombolan yang terlibat dalam aksi penodongan tengah diburu. “Belakangan dari pengakuan pelaku, mereka kerap melakukan aksi itu,” ucap Agung.
Kapolsek Cengkareng, Kompol Budi Agung Leksono mengatakan, tertangkapnya pelaku berinisial MAG (17) bermula ketika korbannya berteriak meminta tolong. Teriakan itu terdengar oleh pasukan TPP dipimpin IpdaGusti Ngurah Astawa yang kala itu tengah berpatroli.
"Sekelompok remaja itu kemudian berlarian ke gang-gang sempit di kawasan itu. Salah satu pelaku dibekuk tanpa perlawanan," kata Agung pada wartawan Minggu (25/3/2018).
Agung menuturkan, sesuai perintah pimpinan Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi untuk mematikan ruang gerak aksi kriminalitas maupun aksi premanisme dan tidak segan-segan untuk menindak tegas terukur jika mencoba melawan petugas.
Hingga berita ini ditulis, penyidikan terhadap bocah itu masih dilakukan. Beberapa gerombolan yang terlibat dalam aksi penodongan tengah diburu. “Belakangan dari pengakuan pelaku, mereka kerap melakukan aksi itu,” ucap Agung.
(whb)