Demiz Sebut Tol Air Tidak Efektif Atasi Banjir, Ini Jawaban Ridwan Kamil

Minggu, 25 Maret 2018 - 01:01 WIB
Demiz Sebut Tol Air...
Demiz Sebut Tol Air Tidak Efektif Atasi Banjir, Ini Jawaban Ridwan Kamil
A A A
BANDUNG - Calon Gubernur Jabar yang juga Wali Kota Bandung nonaktif, Ridwan Kamil menilai banjir bandang yang menerjang daerah Cicaheum, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, pada 20 Maret 2018, akibat lemahnya pengawasan pemerintah Provinsi Jabar terhadap pembangunan di kawasan Bandung utara (KBU).

"Kenapa hutan di KBU gundul dan sebagainya. Karena, kontrol kebijakan di level provinsi tidak berjalan dengan baik. Kami ini kan korban dari sistem manajemen lingkungan lintas kota kabupaten yang tidak berjalan dengan baik. Itu kan tugasnya Pak Demiz. Jadi jangan nyalah-nyalahin saja," kata Ridwan Kamil saat ditemui di kawasan Jalan Badaksinga, Kota Bandung, Sabtu(24/3/2018).

Emil menyebutkan, pembangunan tol air di daerah Jalan Pagarsih yang dilakukan sebagai salah satu mengatasi persoalan banjir merupakan bentuk masukan dari sejumlah pakar. Para insinyur Institut Teknologi Bandung (ITB) telah merancang dan menghitung dampak dari pembuatan tol air di Pagarsih.

"Yang namanya tol air, basemant air itu sudah dihitung oleh para insinyur ITB. Ada yang berhasil, ada yang belum. Tapi, kami akan terus memperbaiki. Kritik kami jika memang tidak melakukan apa-apa. Kita selalu berusaha dengan masukan yang diberikan para ahli," ujarnya.

Emil mengungkapkan, kerusakan lingkungan yang terjadi di kawasan hulu atau berada di daerah pegunungan di luar kebijakan pemerintahan Kota Bandung. Banjir bandang di kawasan Cicaheum. "Sehebat-hebatnya pemerintah kota Bandung mengelola banjir akan percuma jika pengelolaan gunung tidak dikontrol dengan baik. Bandung akan tetap menjadi korban banjir karena kebijakan," ungkapnya.

Dia menyebutkan, banjir yang menerjang warga di wilayah Cicaheum itu akibat banjir yang terjadi dari Gunung Manglayang. Sebab, banjir yang terjadi di Cicaheum ini tidak hanya air, tetapi disertai lumpur dan batang pohon. "Karena itu, jika kami terpilih nanti akan menggagas pemerintahan perwakilan provinsi di cekungan Bandung untuk mengatasi kerusakan lingkungan di KBU," pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Elektabilitas 52,2%,...
Elektabilitas 52,2%, Kans Ridwan Kamil Menang Pilgub Jabar Besar
Ridwan Kamil Buka-bukaan...
Ridwan Kamil Buka-bukaan Sebut Mudah Menang jika Maju Pilkada Jabar
Elite PDIP: Nama Ridwan...
Elite PDIP: Nama Ridwan Kamil Masih Didambakan Maju Pilgub Jabar
73 Persen Masyarakat...
73 Persen Masyarakat Jabar Ingin Kembali Dipimpin Ridwan Kamil, Pengamat: Elektabilitasnya Teruji
Pilkada 2024, LSI: Ridwan...
Pilkada 2024, LSI: Ridwan Kamil Bakal Menang Mudah di Pilgub Jabar
Ridwan Kamil Siap Maju...
Ridwan Kamil Siap Maju Pilgub Jabar 2024, Bima Arya Berpeluang Jadi Pasangan
Berita Terkini
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
2 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
3 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
4 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
4 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
4 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Mesir Tidak...
Ini Alasan Mesir Tidak Membantu Rafah Padahal Berbatasan Langsung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved