Tewas Mengambang, Siswa MTs Sempat Dikejar-kejar Sekelompok Orang

Rabu, 21 Maret 2018 - 13:11 WIB
Tewas Mengambang, Siswa...
Tewas Mengambang, Siswa MTs Sempat Dikejar-kejar Sekelompok Orang
A A A
BEKASI - Penyebab tewasnya Muhammad Iqbal (15) seorang pelajar di Jembatan Besi, Kali Bekasi, Bekasi Utara, Kota Bekasi, pada Senin 19 Maret 2017 lalu mulai terkuak. Belakangan diketahui sebelum kejadian Iqbal bersama teman-temannya dikejar sekelompok orang karena diduga berulah di warnet.

Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Dedi Nurhadi mengatakan, sebelum ditemukan tewas mengambang, korban dikejar sekelompok remaja. Sebab, korban bersama rekannya membuat ulah disebuat warung internet.

”Kata saksi korban berulah di salah satu warnet di Teluk Buyung,” kata Dedi kepada wartawan Rabu (21/3/2018). Mneurut Dedi, saat itu korban bersama rekannya tengah bermain game online di warnet tersebut. Namun, rekan korban kemudian membuat ulah. Hal itu memicu pengunjung warnet yang lain geram.

”Jadi temannya buat ulah, mereka langsung di kejar-kejar,” ujarnya
Dedi mengaku belum diketahui penyebab rekannya membuat ulah di warnet yang kerap dikunjungi sejumlah remaja itu, hingga mengakibatkan pengunjung warnet marah.

”Keterangan saksi-saksi itu masih kita dalami korban tercebur apakah diduga dibunuh,” ujarnya. Masih keterangan saksi, saat dikejar sekelompok orang tersebut, korban berlari ke arah yang salah dan terlepas dari kelompok. Alhasil, korban sendirian dikejar oleh beberapa pengunjung warnet.

Diberitakan sebelumnya, Muhamad Iqbal pelajar Madrasah Tsanawiyah Bustanul Ibad, Bekasi, hilang sejak Sabtu, 17 Maret 2018 malam. Ibu koban, Samini menyesalkan teman-teman korban yang tak menceritakan tekait Iqbal yang terjun ke sungai karena diserang sekelompok remaja.

Saat itu, jasad korban berusia 15 tahun berhasil dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi untuk dilakukan visum.”Kami belum mengetahui penyebab kematianya, kami hanya evakuasi saja,” kata Wakil Ketua Satgas BPBD Kota Bekasi, Karsono.

Menurutnya, petugas mendapatkan informasi dari warga langsung ke lokasi melakukan evakuasi. Di lokasi, kondisi jasad korban menggunakan kaus hitam dan memakai kalung di lehernya. Kemudian petugas menyerahkanya kepada pihak kepolisian untuk menindaklanjutinya.

Karsono menduga korban sudah tiga hari meninggal dunia. Sebab, kondisi tubuh korban sudah membengkak. Namun, demikian pihak kepolisian yang bakal mengetahui penyebab tewasnya korban.”Biar pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan kasus ini,” ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Polisi Bongkar Lokasi...
Polisi Bongkar Lokasi Penemuan Empat Kerangka Bayi di Banyumas
Mayat Mrs X di Bojong...
Mayat Mrs X di Bojong Gede Bikin Geger, Ini Ciri-cirinya
Mayat Wanita Ditemukan...
Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Kolong Fly Over Tanah Abang
Disangka Boneka, Didekati...
Disangka Boneka, Didekati Ternyata Mayat Pria Mengambang di Jakbar
Geger! Warga Lampung...
Geger! Warga Lampung Utara Temukan Mayat Laki-laki Membusuk di Rumah Kosong
Ngeri, Mayat Terbungkus...
Ngeri, Mayat Terbungkus Kantong Sampah Gegerkan Warga Bogor
Berita Terkini
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
35 menit yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
2 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
2 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
2 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
2 jam yang lalu
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved