Selama 3 Bulan, 3 Bocah di Blitar Tewas karena DBD

Senin, 12 Maret 2018 - 20:04 WIB
Selama 3 Bulan, 3 Bocah...
Selama 3 Bulan, 3 Bocah di Blitar Tewas karena DBD
A A A
BLITAR - Tiga bocah sekolah dasar (SD) tewas akibat demam berdarah dengeue (DBD). Selama tiga bulan (Januari-Maret 2018) terdapat 45 kasus DBD di Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

"Korban meninggal dunia masih duduk sekolah dasar. Dua diantaranya dari Kecamatan Wlingi. Sedangkan satu korban berasal dari Selopuro," ujar Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Blitar, Krisna Yekti.

Ketiga korban sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Kondisi kritis yang membuat nyawa ketiga korban tidak tertolong. Meski secara angka lebih rendah, menurut Krisna kasus DBD tahun ini tergolong meningkat.

"Selama tahun 2017 ada 94 kasus dengan 4 korban meninggal dunia. Sementara tahun ini baru tiga bulan sudah 45 kasus dengan 3 korban meninggal dunia," terangnya.

Saat ini, lanjut Krisna, di Kabupaten Blitar terdapat 6 wilayah endemis. Ke 6 wilayah endemis itu adalah Kecamatan Sanankulon, Srengat, Udanawu, Wlingi, Selopuro dan Talun. Menurut Krisna, status endemis ini sudah berjalan 3 tahun berturut turut.

"Selama 3 tahun terdapat kasus DBD di kecamatan yang sama," terangnya.

Untuk menanggulangi situasi ini, dinas kesehatan menggencarkan sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Selain itu, memaksimalkan program satu rumah satu juru pemantau jentik (jumantik).

"Program jumantik merupakan program kemenkes. Ini akan kita maksimalkan. Sebab hal itu merupakan upaya untuk menanggulangi kasus DBD," pungkasnya.

Arifin, warga Kecamatan Srengat berharap upaya penanggulangan DBD di Kabupaten Blitar tidak hanya lip service. Dia tidak berharap langkah penanggulangan baru dilakukan setelah korban berjatuhan. Apalagi wilayah Srengat yang selama 3 tahun berturut turut berstatus endemis.

"Kita berharap penanganan kasus DBD dilakukan secara serius. Apalagi anggaran untuk penanganan ini tidak kecil," ujarnya.
(rhs)
Berita Terkait
Saat Pendemi Covid-19,...
Saat Pendemi Covid-19, Ratusan Anak di Blitar Terserang DBD
Tiga Kabupaten di Bali...
Tiga Kabupaten di Bali Penyumbang Tertinggi Kasus DBD Nasional
Telat Penanganan, Bocah...
Telat Penanganan, Bocah Blitar Tewas Akibat Serangan Demam Berdarah Dengue
15 Orang Meninggal di...
15 Orang Meninggal di Kabupaten Bogor karena DBD dalam 5 Bulan
Penyakit Demam Berdarah...
Penyakit Demam Berdarah di Blitar Alami Tren Naik, 3 Bulan 93 Kasus
Cegah DBD, Enesis Group...
Cegah DBD, Enesis Group Lakukan Edukasi di Jawa Tengah
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
12 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
13 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
14 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
14 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
14 jam yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
15 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved