Berjalan di Sisi Rel, Nenek Tak Dikenal Tewas Ditabrak KRL
Minggu, 11 Maret 2018 - 16:02 WIB
Berjalan di Sisi Rel, Nenek Tak Dikenal Tewas Ditabrak KRL
A
A
A
JAKARTA - Seorang wanita tua tewas di sambar di lintas KA Pesing Garden, RT 12/02, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Sebelumnya warga yang melihat si nenek berjalan di sisi rel sudah mengingatkannya tapi tak digubris.
Saat ditemukan oleh polisi, kondisi jenazah wanita itu sudah mengenaskan, kepala pecah setelah terhempas puluhan meter, serta sejumlah tulang di lengan dan kakinya patah.
Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Martson Marbun mengatakan sesaat sebelum korban melintas. Salah satu warga, Taufik, telah mengingatkan, dari luar pagar dirinya meminta agar nenek itu menjauh dari rel kereta.
“Dia berjalan tepat di samping rel,” tutur Marbun dikonfirmasi, Minggu (11/3/2018). Rupanya peringatan Taufik tak dihiraukan korbannya. Wanita tetap berjalan menuju rel ke stasiun kota.
Sekalipun saat peringatan klakson kereta terdengar keras, rupanya hal itu tidak membuat korban minggir. Nenek itu tetap berjalan hingga akhirnya terhempas 20 meter dari lokasi tertabrak.
Polisi, lanjut Marbun, masih melakukan penyidikan dan mencari identitas si Nenek, sebab saat ditemukan warga dan polisi. Wanita menggunakan kaos warna kuning bertuliskan JFA dan celana biru dongker itu tak membawa identitas. “Jenazahnya kini dibawa ke RSCM,” tutur Marbun.
Saat ditemukan oleh polisi, kondisi jenazah wanita itu sudah mengenaskan, kepala pecah setelah terhempas puluhan meter, serta sejumlah tulang di lengan dan kakinya patah.
Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Martson Marbun mengatakan sesaat sebelum korban melintas. Salah satu warga, Taufik, telah mengingatkan, dari luar pagar dirinya meminta agar nenek itu menjauh dari rel kereta.
“Dia berjalan tepat di samping rel,” tutur Marbun dikonfirmasi, Minggu (11/3/2018). Rupanya peringatan Taufik tak dihiraukan korbannya. Wanita tetap berjalan menuju rel ke stasiun kota.
Sekalipun saat peringatan klakson kereta terdengar keras, rupanya hal itu tidak membuat korban minggir. Nenek itu tetap berjalan hingga akhirnya terhempas 20 meter dari lokasi tertabrak.
Polisi, lanjut Marbun, masih melakukan penyidikan dan mencari identitas si Nenek, sebab saat ditemukan warga dan polisi. Wanita menggunakan kaos warna kuning bertuliskan JFA dan celana biru dongker itu tak membawa identitas. “Jenazahnya kini dibawa ke RSCM,” tutur Marbun.
(ysw)