Polda Diminta Panggil Penyidik Polres OKI Terkait Kasus Penjualan Cetak Sawah

Rabu, 28 Februari 2018 - 17:28 WIB
Polda Diminta Panggil...
Polda Diminta Panggil Penyidik Polres OKI Terkait Kasus Penjualan Cetak Sawah
A A A
KAYUAGUNG - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) diminta segera memanggil penyidik Polres Ogan Komering Ilir (OKI) terkait penanganan dugaan kasus penjualan cetak sawah di Desa Pulau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk, OKI yang dinilai terkatung-katung.

Pemanggilan dilakukan untuk mengetahui apakah ada dugaan pelanggaran atau kendala dalam melakukan penyidikan terkait kasus penjualan tanah ulayat seluas 62 hektare tersebut oleh Polres OKI. (Baca: 1 Tahun Berjalan Kasus Penjualan Lahan Cetak Sawah di OKI Dipetieskan?)

"Ya supaya kasusnya menjadi jelas dan tidak ada fitnah, Propam Polda Sumsel harus turun tangan memeriksa, apakah yang menjadi kendala dalam proses penyelidikan. Atau barangkali ada dugaan pelanggaran dalam proses penyelidikannya," kata Pakar Hukum Universitas Sriwijaya Bahrul Ilmi Yakub saat dikonfirmasi SINDOnews, Rabu (28/2/2018).

Selain itu, menurut Bahrul Ilmi para anggota kelompok tani di Desa Pulau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI juga harus membuat laporan tertulis ke Kapolda Sumsel, Bagian Propam, dan Irwasum terkait mangkraknya penanganan yang dilakukan oleh penyidik Polres OKI terhadap kasus tersebut.

"Polisi juga harus menjelaskan apakah kasus ini dihentikan atau dilanjut penyelidikannya. Jika dihentikan apa alasannya dan kendalanya sehingga dihentikan agar semuanya menjadi jelas," timpal Bahrul Ilmi.

Sebelumnya, Polda Sumatera Selatan diminta segera bertindak mengambil alih penanganan kasus dugaan penjualan lahan cetak sawah eks tanah ulayat seluas 62 hektare (Ha) di Desa Pulau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang ditangani Polres OKI.

Karena sudah setahun berjalan kasusnya tidak ada tindak lanjut apakah naik ke penyidikan atau dihentikan penyelidikannya.
(sms)
Berita Terkait
Terindikasi Korupsi,...
Terindikasi Korupsi, Koni Sumsel Digeledah Timsus Kejati Sumsel
Kejati Sumsel Periksa...
Kejati Sumsel Periksa Ketua KONI Sumsel, Nama Mantan Gubernur Disebut
Dugaan Korupsi, Kejati...
Dugaan Korupsi, Kejati Sumsel Periksa Tiga Pejabat KONI
Gubernur Sumsel Akan...
Gubernur Sumsel Akan Lantik Bupati Definitif Muara Enim
Riezky Aprilia Siap...
Riezky Aprilia Siap Mundur jika Gagal Berantas Pungli di Sekolah Sumsel
2 Tersangka Korupsi...
2 Tersangka Korupsi Masjid Sriwijaya Diperiksa di Rutan Pakjo
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
1 jam yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1,7 Km dari Puncak, Status Siaga!
2 jam yang lalu
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
2 jam yang lalu
Lansia Tewas dalam Kebakaran...
Lansia Tewas dalam Kebakaran di Palmerah Utara
2 jam yang lalu
Usai Viral, Bang Jago...
Usai Viral, Bang Jago Pakai Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap
4 jam yang lalu
8 Ruas Jalan Bakal Dilalui...
8 Ruas Jalan Bakal Dilalui Rombongan PM Singapura saat Bertemu Presiden Prabowo Hari Ini
5 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved