Tim Khofifah-Emil Klarifikasi Penertiban APK ke Bawaslu

Selasa, 27 Februari 2018 - 15:12 WIB
Tim Khofifah-Emil Klarifikasi...
Tim Khofifah-Emil Klarifikasi Penertiban APK ke Bawaslu
A A A
SURABAYA - Merasa diperlakukan tak adil soal penertiban Alat Peraga Kampanye (APK), tim hukum dan advokasi pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim di Jalan Tanggulangin, Surabaya, Senin (26/2/2018).

Tim Hukum dan Advokasi Khofifah-Emil, Hadi Mulyo Utomo menuturkan, kedatangannya ke Bawaslu untuk klarifikasi karena pihaknya mendapat keluhan dari banyak relawan maupun masyarakat di daerah terkait penertiban APK yang dilakukan Panwaslu, meski hal itu dipasang di wilayah pribadi.

"Pemasangan APK dari para relawan kami, di antaranya di Situbondo dan Banyuwangi, terpaksa diturunkan Panwaslu karena alasan tanpa persetujuan dari KPU (Komisi Pemilihan Umum). Padahal APK itu dipasang di wilayah privat, seperti di halaman maupun pekarangan rumah serta tegalan milik pribadi relawan kami," paparnya seperti dalam siaran pers yang diterima SINDOnews.

Bagi Hadi, ada perlakukan sedikit berbeda dari Bawaslu dan jajarannya terhadap penertiban APK paslon nomor urut 1. Sebab, di saat APK di wilayah privat diturunkan, justru billboard ukuran besar di Surabaya milik paslon lain belum ditertibkan.

"Termasuk di Jalan Kayoon dan Kenjeran, maupun di titik-titik strategis lainnya. Ini yang kita klarifikasi. Jadi kedatangan kita tidak untuk melapor atau melakukan pengaduan," tandasnya.

Hadi menegaskan, kehadirannya bersama Djuli Edy Muryadi ke Bawaslu karena pihaknya ingin mewujudkan iklim Pilgub Jatim yang kondusif. "Kami tak ingin saling melaporkan, tetapi lebih ber-tabayyun, minta klarifikasi ke Bawaslu untuk menemukan komitmen bersama," jelasnya.

Komitmen itu dibutuhkan, lanjut Hadi, agar tidak terjadi kesimpangsiuran apakah sebenarnya aturan memang membolehkan atau membatasi. "Untuk menyeragamkan, sebaiknya dibuatkan regulasi atau kesepakatan bersama agar antusiasme partisipasi masyarakat terhadap Pilgub Jatim tidak menurun," katanya.

Dia juga bersyukur karena kedatangannya diterima baik oleh Komisioner Bawaslu, Aang Kunaifi yang berkomitmen untuk mem-follow up terkait penertiban APK. "Tentu harapan kami direspon positif, kalau tidak kami akan melaukan upaya lain," tandasnya.
(wib)
Berita Terkait
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
Cak Imin Bicara Peluang...
Cak Imin Bicara Peluang Khofifah Maju Kembali di Pilgub Jatim 2024
Pilgub Jatim, Projo...
Pilgub Jatim, Projo Serukan Seluruh Kader Menangkan Khofifah-Emil
Pesan Khofifah pada...
Pesan Khofifah pada Pemenang Pilkada: Euforia Tetap Dijaga, Hindari Kerumunan
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
1 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
6 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
6 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
6 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
6 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
7 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved