51 Pengungsi Asing Tinggalkan Manado

Jum'at, 23 Februari 2018 - 17:20 WIB
51 Pengungsi Asing Tinggalkan...
51 Pengungsi Asing Tinggalkan Manado
A A A
MANADO - Hingga Februari 2018, sedikitnya sudah 51 orang pengungsi asing dari beberapa negara telah meninggalkan Manado, Sulawesi Utara.

Pengungsi asing laki-laki asal Afghanistan, Pakistan dan Somalia telah dideportasi dari Rudenim Manado ke Community Housing (CH) di Tanjung Pinang-Kepulauan Riau. Masing-masing telah dilakukan pada Selasa 20 Februari sebanyak 26 orang dan Kamis 22 Februari 2018 sebanyak 25 orang. Sisanya 6 warga Filipina akan dideportasi Maret mendatang.

Dodi Karnida, Kepala Divisi Keimigrasian Sulawesi Utara menjelaskan, mereka diterbangkan dari Manado via Bandara Soekarno-Hatta dan setiap penerbangan dikawal 6 orang masing-masing petugas dari Rudenim Manado, Direktorat Jenderal Imigrasi dan pegawai dari Rudenim Pusat di Tanjung Pinang.

“Setelah diserahkan ke Rudenim Tanjung Pinang, mereka rencananya akan ditempatkan di CH Hermes di Tanjung Pinang dan di bawah pengawasan Petugas Rudenim Tanjung Pinang. Mereka semua terlihat sangat senang,” ujarnya, Jumat (23/2/2018).

Dengan pemindahan 51 orang pengungsi tersebut maka yang tersisa di Rudenim Manado hanya tinggal 30 orang yang berstatus pengungsi. Sebanyak 16 orang berstatus pencari suaka (asylum seekers) karena mereka belum lulus verifikasi sebagai pengungsi dari Badan PBB Urusan Pengungsi (UNHCR).

Selain itu, 5 orang Filipina yang terdampar dan kapalnya rusak diterjang badai besar di Talaud pada tanggal 13 Desember 2017 dan 1 orang Filipina illegal entry limpahan dari Rudenim Kupang-NTT akan dideportasi Maret.

Sebelum pemindahan pengungsi ini, Rabu 14 Ferbuari 2017, di Rudenim Manado, petugas UNHCR dari Jakarta telah melakukan sosialisasi dan temu wicara langsung dengan para pengungsi dan pencara suaka.

Sosialisasi ini dilakukan sehubungan dengan kecenderungan negara-negara yang selama ini mau menerima pengungsi seperti Kanada, Australia dan Jerman, menutup pintu untuk menerima pengungsi karena gejolak di berbagai belahan dunia.

“Kami dari jajaran keimigrasian, tentu saja berharap bahwa mereka para pengungsi dan pencari suaka itu bisa memilih AVR sehingga mereka bisa pulang secara sukarela,” katanya.
(rhs)
Berita Terkait
Kapolda Sulut Hadiri...
Kapolda Sulut Hadiri Upacara Ziarah Hari Pahlawan di TMP Kairagi Manado
Puluhan Bikers Sulut...
Puluhan Bikers Sulut Ikuti Safety Riding di Korem 131
Sambut HUT ke-75 Korps...
Sambut HUT ke-75 Korps Brimob, Polda Sulut Gelar Donor Darah
SPN Polda Sulut Gelar...
SPN Polda Sulut Gelar Pelatihan Bintara Pengemudi VIP-VVIP
Polda Sulut Gelar Rakernis...
Polda Sulut Gelar Rakernis Penyusunan Anggaran TA 2022
Syukuran HUT ke-75 Brimob,...
Syukuran HUT ke-75 Brimob, Ini Penekanan Kapolda Sulut
Berita Terkini
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
12 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
3 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved