Polisi Periksa Sejumlah Pemilik Lahan yang Terbakar di Jalan Kotawaringin Lama

Jum'at, 23 Februari 2018 - 16:04 WIB
Polisi Periksa Sejumlah...
Polisi Periksa Sejumlah Pemilik Lahan yang Terbakar di Jalan Kotawaringin Lama
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Polisi tengah memeriksa sejumlah pemilik lahan yang terbakar di Jalan Pangkalan Bun menuju Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng tepatnya di kilometer 12-14. Hal ini dilakukan untuk mengetahui siapa yang pertama kali membakar lahan dan jika ditemukan unsur pidana maka akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Sejumlah warga setempat dan pemilik lahan sudah kami mintai keterangan dan jika dalam pemeriksaan nanti ada unsur pidananya akan kami proses hukum,” ujar Wakapolda Kalteng Kombes Pol Dedi Prasetyo saat mengecek lokasi lahan yang terbakar di Jalan Kolam km 13 didampingi sejumlah pejabat dari Polda dan pejabat dari TNI Polri Kotawaringin Barat, Jumat (23/2/2108) siang.

Wakapolda mengatakan, kasus kebakaran lahan ini jangan sampai terulang lagi. Sebab jika terlanjur terbakar bisa menimbulkan asap tebal yang bisa mengganggu kesehatan masyarakat. “Yang jelas pemilik lahan yang terbakar kita minta pertanggungjawabannya,” ungkap dia.

Sementara itu terkait sarana dan prasarana alat pemadam kebakaran harus disiapkan di lokasi kebakaran lahan.

“Saat ini cuaca panas jika sedikit saja lahan terbakar bisa langsung merembet ke mana mana. Maka dari itu tim satgas karhutla harus siap 24 jam memantau wilayah yang rawan karhutla,” timpalnya.

Meski kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Pangkalan Bun menuju Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng mulai berkurang setelah dua hari diguyur hujan, tim satgas karhutla masih terus mengantisipasi api dengan mendirikam posko di lokasi kebakaran, Jumat (23/2/2018).

“Posko Karhutla di kilometer 13 arah Kolam sebagai antisipasi jika api kembali membesar. Sebab meski bagian atas sudah padam pascadiguyur hujan, namun lahan gambut biasanya di dalamnya masih terbakar. Jadi kita harus tetap mengantisipasi,” ujar Danramil 01 Arut Selatan, Kapten Sumarna kepada MNC Media, Jumat (23/2/2018).

Sumarna menjelaskan, hari ini berdasarkan laporan dari BMKG Bandara Iskandar, hotspot di Kotawaringin Barat nihil, namun hal ini tidak lantas tim satgas karhutla berdiam diri. Petugas harus siaga 24 jam.

“Tim Satgas Karhutla yang terdiri dari BPBD, Manggala Agni, SAR, Damkar, relawan serta TNI Polri harus terus siaga untuk mengantisipasi apabila api kembali membesar. Sebab hujan tidak turun terus menerus namun hanya sementara saja,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
BMKG Peringatkan Pemerintah...
BMKG Peringatkan Pemerintah Daerah Siap Siaga Hadapi Karhutla
Awas! 4 Daerah di Sumsel...
Awas! 4 Daerah di Sumsel Berstatus Siaga Darurat Bencana Karhutla
Atasi 2.076 Karhutla...
Atasi 2.076 Karhutla Sepanjang 2025, Kemenhut Bakal Perkuat Peran Manggala Agni
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Pemerintah Harus Siapkan Langkah Penyiraman
Politikus PDIP: Pemerintah...
Politikus PDIP: Pemerintah Harus Waspadai Kebakaran Hutan
Ancaman Kemarau Kering,...
Ancaman Kemarau Kering, DPR Minta Pemerintah Antisipasi Karhutla
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
1 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
3 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
3 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
3 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
3 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved