Gudang Penyuntik Tabung Elpiji Ilegal di Jepara Dibongkar

Senin, 19 Februari 2018 - 11:49 WIB
Gudang Penyuntik Tabung...
Gudang Penyuntik Tabung Elpiji Ilegal di Jepara Dibongkar
A A A
SEMARANG - Satgas Pangan Polda Jawa Tengah membongkar praktik penyuntikan tabung gas elpiji secara ilegal. Gas elpiji bersubsidi dari tabung 3 kilogram disedot kemudian dipindahkan ke tabung ukuran 12 kilogram agar bisa dijual dengan harga mahal atau nonsubsidi.

Terbongkarnya kasus tersebut bermula saat polisi menerima informasi tentang peredaran di Provinsi Jawa Tengah mulai sulit dan langka. Setelah dilakukan pengembangan, ada laporan tentang penyalahgunaan gas elpiji bersubsidi di daerah Jepara.

Polisi kemudian menerjunkan tim menuju gudang yang digunakan untuk penyuntikan tabung gas elpiji ilegal. Sejumlah karyawan dan pemilik usaha berinisial EH tak dapat berkutik. Ratusan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram dan 12 kilogram menjadi bukti kuat praktik pelanggaran hukum itu.

"Petugas kemudian melakukan pencatatan terhadap benda yang digunakan untuk penyuntikan tabung gas dan peralatan lain yang mendukung kegiatan itu," ujar Wadir Reskrimsus Polda Jateng, AKBP Haryo Sugiharto, saat gelar perkara di Kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Senin (19/2/2018).

Polisi kemudian menyita ratusan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram itu sebagai barang bukti. Demikian pula EH, yang turut digelandang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"EH ini dulunya merupakan pedagang gas elpiji biasa. Dalam praktik penyuntikan gas elpiji ini dia dibantu oleh empat karyawan untuk nyedot gas elpiji dari tabung tiga kilogram kemudian dipindahkan ke tabung 12 kilogram," jelasnya.

Tersangka mengaku mendapatkan tabung gas elpiji 3 kilogram dari para pengecer di berbagai kota sampai dengan Lamongan Jawa Timur. Dia berani membeli dengan harga Rp18.000 hingg Rp20.000 per tabung, sedangkan untuk HET gas elpiji tiga kilogram adalah Rp15.500 per tabung.

"Dalam sebulan tersangka EH dapat menjual tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram isi sekitar 300 tabung, sehingga omzet keuntungan setiap penjualan satu tabung gas 12 kilogram isi sebesar RP50.000. Dalam sebulan bisa mencapai Rp15 juta x 4 bulan, dengan total keuntungan selama beroperasi yakni Rp60 juta," bebernya.
(wib)
Berita Terkait
Selama Pandemi, SPBE...
Selama Pandemi, SPBE di Banten Jamin Pasokan Gas Elpiji Aman
Oplos Gas Elpiji 3 Kg...
Oplos Gas Elpiji 3 Kg ke Tabung 12 Kg, 6 Orang Ditangkap
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Polisi Ringkus Sindikat...
Polisi Ringkus Sindikat Pengoplosan Elpiji di Tangerang
Polisi Telusuri Pengoplos...
Polisi Telusuri Pengoplos Elpiji Subsidi di Sumatera Utara
Tabung Elpiji Meledak...
Tabung Elpiji Meledak di Arcamanik Bandung, 7 Orang Luka Bakar
Berita Terkini
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
5 menit yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
9 menit yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
27 menit yang lalu
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
5 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved