Sudirman Siap Pangkas Kemiskinan di Jateng Hingga Tinggal 6%

Sabtu, 17 Februari 2018 - 18:04 WIB
Sudirman Siap Pangkas...
Sudirman Siap Pangkas Kemiskinan di Jateng Hingga Tinggal 6%
A A A
SEMARANG - Calon Gubernur Jawa Tengah Tengah Sudirman Said menegaskan, jika terpilih sebagai gubernur dirinya akan memangkas angka kemiskinan di Jateng dari angka 13% saat ini menjadi 6%. Caranya dengan menciptakan 100 usaha baru di tiap kecamatan dan menumbuhkan satu juta wirausaha perempuan, sehingga membuka lima juta lapangan kerja baru.

"Banyak yang pesimis, tapi insya Allah kita bisa melakukannya," tandas Pak Dirman dalam orasi politik pada acara Rapat Kerja Daerah PKS Kabupaten Semarang di Ungaran, Sabtu (17/2/2018).

Menurut Pak Dirman, memangkas kemiskinan tidaklah sulit. Yang diperlukan hanyalah seorang manajer yang mampu mengelola sumber daya alam dan manusia di Jawa Tengah untuk kemudian memanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

Dengan pengalaman profesionalnya memimpin sejumlah lembaga, baik swasta maupun BUMN, Pak Dirman meyakini akan dapat menyelesaikan persoalan kemiskinan di Jateng. Misalnya, ketika di Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias, Pak Dirman berhasil mengelola pembangunan 125.000 rumah dalam waktu empat tahun.

Pak Dirman mengungkapkan, menjadi kepala daerah tidak sesulit menjadi eksekutif perusahaan. Eksekutif perusahaan uang harus cari sendiri, sedangkan kepala daerah anggaran disiapkan, birokrat pendukung juga ada, tinggal melaksanakan program.

"Jadi semua disiapkan, tinggal jalan. Jadi kalau bekerja semata untuk kepentingan rakyat, tidak ada yang sulit. Termasuk memberantas kemiskinan," urai Pak Dirman.

Pak Dirman juga menyampaikan, jika terpilih dia akan mementingkan pembangunan infrastruktur, utamanya soft infrastruktur atau infrastruktur lunak, yakni pembangunan manusia. Masyarakat Jateng dibangun jiwanya, dibangun moralnya.

Jika moralnya terbangun, maka korupsi tidak akan punya tempat di Jawa Tengah. Kalau korupsi bisa diatasi maka kemiskinan juga akan teratasi. Sebab, korupsi menjadi salah satu sebab kemiskinan.
(wib)
Berita Terkait
Pilgub Jateng, Bacagub...
Pilgub Jateng, Bacagub Eko Suwarni Minta Restu ke Ulama Kharismatik Solo Mbah Lepo
Kaesang Berpotensi Menang...
Kaesang Berpotensi Menang Pilkada Jateng, Ini Sejumlah Indikator Pendukung
Gus Yusuf PKB Anggap...
Gus Yusuf PKB Anggap Sudaryono Cocok Pimpin Jateng
Pilgub Jateng 2024,...
Pilgub Jateng 2024, PDIP Tetap Berkoalisi Meski Bisa Usung Cagub Sendiri
Ahmad Luthfi Unggul...
Ahmad Luthfi Unggul di TPS Tempatnya Nyoblos, Raup 234 Suara
Sudaryono dan Taj Yasin...
Sudaryono dan Taj Yasin Sepakat Maju Pilgub Jateng?
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
7 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
7 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
8 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
8 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
8 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
11 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved