Kementerian ESDM Temukan 22 Titik Rawan Longsor di Jalur Puncak

Rabu, 07 Februari 2018 - 20:04 WIB
Kementerian ESDM Temukan...
Kementerian ESDM Temukan 22 Titik Rawan Longsor di Jalur Puncak
A A A
BOGOR - Setelah peristiwa longsor di jalur Puncak, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan penyisiran sepanjang jalur Puncak mulai dari Gadog hingga Masjid Atta'awun. Dalam penyisiran di sepanjang jalur Puncak, ditemukan kurang lebih 22 titik terdeteksi rawan longsor.

"Memang dari 22 titik itu tak separah disini (lokasi longsor Riung Gunung). Kekhawatiran kita dengan tidak ditutup (layak ditutup total seperti sekarang) karena getaran dan lainnya dengan tidak ada aktivitas di dalam sini takut terjadi lagi seperti yang di belakang kita ini," kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rudy Suhendar di Bogor, Rabu (7/2/2018).

Ia mengatakan terkait pengaruh banyaknya bangunan di kawasan Puncak, menurutnya bangunan di atas tebing memang menjadi beban terhadap kondisi tanah. "Makanya ada beberapa saran, diantaranya tebing atau daerah-daerah rawan longsor tidak boleh dibangun. Baik di tebing maupun di bawahnya," katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya akan terus mensosialisasikan bersama-sama Pemkab dan BPBD Kabupaten Bogor untuk tidak membangun pemukiman, hotel ataupun vila. "Karena bangunan itu akan terancam baik yang ada di Puncak ataupun bawahnya," jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) hujan hingga pertengahan Februari intensitasnya cukup tinggi. "Jadi menurutnya, 22 titik sepanjang jalur Puncak itu bukan kategori rawan lagi tapi memang sudah mengkhawatirkan," ungkapnya.

Ia menjelaskan untuk menormalkan kembali butuh waktu yang tak sebentar. Namun tergantung kondisi cuaca atau curah hujannya itu sendiri. (Baca: BNPB Imbau Warga Bogor Tingkatkan Kewaspadaan Potensi Longsor )

"Sebab pemicu utamanya karena ada air yang kemudian jadi beban lereng sehingga terjadilah longsor. Jadi sepanjang hujan masih tinggi (cukup lama untuk normal) karena potensi longsor masih ada," ungkapnya.
(ysw)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
4 jam yang lalu
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
4 jam yang lalu
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
5 jam yang lalu
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
5 jam yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
5 jam yang lalu
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
5 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved