Dua Karyawan Jadi Korban Longsor, Begini Penjelasan Manajemen GMF

Selasa, 06 Februari 2018 - 10:11 WIB
Dua Karyawan Jadi Korban...
Dua Karyawan Jadi Korban Longsor, Begini Penjelasan Manajemen GMF
A A A
JAKARTA - Dua korban longsor di Jalan Perimeter Selatan arah Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) diketahui karyawan dari PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia. Kedua korban saat itu hendak pulang usai bekerja.

VP Corporate Secretary PT GMF AeroAsia, M Arif Faisal mengatakan, kejadian kecelakaan akibat tanah longsor pada Senin, 5 Februari 2018 kemarin telah menimpa dua karyawan GMF yakni, Dianti Diah Ayu Cahyani Putri (karyawan tetap) dan Mukhmainna Syamsuddin (outsourcing). Keduanya adalah staf di bagian financial analyst.

Korban pada saat kejadian, baru saja pulang kantor menuju rumah mengendarai Honda Brio A 1567 AS yang dikemudikan Dianti Diah Ayu Cahyani Putri yang akrab disapa Putri. Arif menuturkan, Putri berhasil dievakuasi petugas pada Selasa (6/2/2018) pukul 03.00 WIB dan dilarikan ke RSUD Tangerang lalu dirujuk ke RS Mayapada. Setelah diobservasi mengalami patah tulang besar di paha, traumatic leher, napas dan detak jantung tidak stabil.

"Putri menghembuskan napas terakhir pukul 06.47 WIN pagi tadi karena melemah kondisinya setelah 10 jam tertimbun longsor. Jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Serang, Banten," kata Arif dalam siaran pers yang diterima SINDOnews pada Selasa (6/2/2018).

Arif menuturkan, korban Mukhmainna (sebelumnya tertulis Muthmainah) sudah berhasil dievakuasi setelah 14 jam berada di lokasi dan saat ini menjalani untuk dibantu evaluasi dan telah dilarikan ke RS Siloam Karawaci.( Baca: Dianti Putri Korban Longsor Underpass Bandara Soetta Meninggal )

"Manajemen sangat menyesalkan kejadian ini dan berduka sedalam-dalamnya. Kami berterima kasih kepada semua pihak masyarakat sekitar, BASARNAS, AP2, kepolisian, Danrem, dan semua pihak yang membantu proses evakuasi korban," ujarnya.( Baca: Berjuang 12 Jam, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Longsor Underpass Bandara Soetta )

Arif melanjutnya, manajemen GMF akan bertanggung jawab kepada kedua korban, dan akan menanggung penuh seluruh biaya perawatan dan diberikan fasilitas yang terbaik.
(whb)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Berita Terkini
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
2 menit yang lalu
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
6 menit yang lalu
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
24 menit yang lalu
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
1 jam yang lalu
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
1 jam yang lalu
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved