Alami Insiden, PT Jakpro Antisipasi Cuaca Buruk dalam Proyek LRT

Jum'at, 26 Januari 2018 - 08:29 WIB
Alami Insiden, PT Jakpro...
Alami Insiden, PT Jakpro Antisipasi Cuaca Buruk dalam Proyek LRT
A A A
JAKARTA - Proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta Koridor I Fase A (Kelapa Gading-Velodrome) terus mengalami kemajuan meski beberapa lalu ada insiden ambruknya box grider. Cuaca hujan yang menjadi kendala utama pembangunan sudah diantisipasi.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Satya Heragandhi mengatakan, sejauh ini proyek pembangunan LRT masih sesuai dengan jadwal. Kecuali pembangunan stasiun yang terkendala cuaca. Menurutnya, kendala teknis lapangan itu adalah hal biasa, namun kendala utama terkait cuaca buruk tidak mudah untuk mobilisasi pembangunan.

"Saat cuaca buruk kita memilih tetap melakukan pembangunan 24 jam. Pastinya memilih yang safety utamanya. Kita memang mencari jalan secara kreatif engineering dan value desain untuk tepat waktu progress sendiri sudah 56,94%," kata Satya Heragandi dalam acara visit LRT di Depo LRT, Kelapa Gading, Jakarta Pusat, Kamis 25 Januari 2018.

Satya menjelaskan, progres pembangunan LRT koridor I Fase A sudah dalam tahap pemasangan Rail. Menurutnya, Tekhnologi pemasangan Rail yang berbeda daripada umumnya bisa jauh lebih cepat. Dia memprediksi akan selesai pada maret dan bisa diujicobakan pada April berbarengan dengan rolling stock yang kini dalam proses pembuatan di Korea.

Rolling stock yang dibuat oleh pemenang tender asal Korea, PT Hyundai Rotem itu akan didatangkan pada April mendatang. Sedikitnya ada 16 gerbong yang dimana satu gerbong memiliki kapasitas penumpang sekitar 137 penumpang.

"Kita akan berpikir untuk percepat prosesnya dan kita akan melakukan tes ekstensi di Korea sehingga pada saat di sini ujicoba hanya memakan waktu yang lebih singkat," pungkasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike menilai proyek LRT milik DKI itu belum memiliki kajian yang matang. Dimana, trase lanjutan Koridor Kelapa gading- Velodrome belum ada kepastian. Bahkan, koridor I fase B dari Velodrome-Dukuh Atas pun berubah menjadi ke Tanah Abang.

Padahal, kata Yuke, perencanaan trase merupakan sebuah tahap awal dalam melakukan proyek transportasi. Dia memprediksi proyek LRT Jakarta hanya akan ada sampai Velodrome lantaran penugasan Asian Games.

"Kami secara penuh mendukung moda transportasi massal dibangun. Tapi harus matang dan tidak keluar dari rencana induk," ungkapnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Lanjutkan Proyek LRT Jakarta Fase 2A
ADHI Torehkan Prestasi...
ADHI Torehkan Prestasi Baru, Terapkan U-Shaped Girder Pertama dan Terpanjang di Indonesia
KAI Pastikan Tak Ada...
KAI Pastikan Tak Ada Lagi Pembengkakan Biaya Proyek LRT Jabodebek
LRT Jabodebek akan Launching...
LRT Jabodebek akan Launching pada Tanggal 12 Juli 2023
Hampir Rampung, Begini...
Hampir Rampung, Begini Penampakan Stasiun LRT Rasuna Said yang Terintegrasi dengan TransJakarta
LRT Jabodebek Batal...
LRT Jabodebek Batal Gratiskan Tarif Selama Periode Soft Launching
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
8 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
8 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
Progres Pembangunan...
Progres Pembangunan Proyek LRT Jabodebek Telah Capai 95%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved