Anies Bahas Draf Pembatalan HGB Reklamasi Sebelum Dikirim ke BPN

Rabu, 17 Januari 2018 - 15:04 WIB
Anies Bahas Draf Pembatalan...
Anies Bahas Draf Pembatalan HGB Reklamasi Sebelum Dikirim ke BPN
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengakui, Pemprov tengah mengkaji draf surat pembatalan hak guna bangunan (HGB) yang bakal dilayangkan kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dia memastikan, kalau surat itu telah jadi dan siap dikirimkan ke ATR/BPN.

"Draftnya sudah jadi. Sudah ada draftnya, kita sedang diskusikan, sedang finalisasi, nanti kalau sudah selesai semua akan kita kirimkan," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Sementara itu, Anies enggan membeberkan soal poin daripada draf surat yang didiskusikan tersebut. (Baca: Konsisten Tolak Reklamasi, Anies Batalkan Sertifikat HGB di 3 Pulau )

"Nanti kami kirimkan dahulu ke BPN. Jaga adab dalam pemerintahan. Bahwa ini adalah surat untuk BPN bukan press release," tuturnya.

Sebelumnya, Anies menilai proses penerbitan hak guna bangunan (HGB) yang dikeluarkan BPN, soal pulau proyek reklamasi Teluk Jakarta cacat administrasi.

Kemudian pihaknya berkirim surat ke BPN sesuai Peraturan Menteri Agraria Nomor 9 tahun 1999 tentang Tata Cara Pemberian dan Pembatalan Hak Atas Tanah Negara dan Hak Pengelolaan. Dengan meminta agar dibatalkan soal HGB itu, namun BPN menolak permintaan Anies. Kemudian Anies menegaskan bakal kembali menyurati BPN.

Mantan Mendikbud itu pun heran proses pengurusan HGB reklamasi begitu cepat. "Kami akan bersurat lagi, menjelaskan secara detil agar BPN kemudian melakukan langkah hukum atas penerbitan HGB yang kemarin. Jadi anda perhatikan saja cepatnya luar biasa. Kita semua kalau mengurus HGB berapa lama? Panjang," kata Anies beberapa waktu lalu.
(mhd)
Berita Terkait
Debat Sengit Aktivis...
Debat Sengit Aktivis Jakarta, Reklamasi Ancol Harus Hasilkan Pantai Publik
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Indah Kapuk Berujung Penetapan Seorang Tersangka
Ini Motif Penyelenggara...
Ini Motif Penyelenggara Bikin Perayaan yang Memicu Kerumunan di PIK
DKI Sebut Pagar Laut...
DKI Sebut Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Seberang Pulau C Reklamasi Sudah Dihentikan
3 Nama Pulau Reklamasi...
3 Nama Pulau Reklamasi yang Berada di Teluk Jakarta
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Reklamasi PIK, Warganet: Maaf Corona Gak Berani Masuk Pantai Indah Kapuk
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
2 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
3 jam yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
4 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
13 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
14 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
15 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved