Puluhan Pencari Suaka Telantar di Depan Rumah Detensi Imigrasi

Kamis, 11 Januari 2018 - 21:46 WIB
Puluhan Pencari Suaka...
Puluhan Pencari Suaka Telantar di Depan Rumah Detensi Imigrasi
A A A
JAKARTA - Sedikitnya 51 pengungsi dari sejumlah negara konflik seperti Afganistan, Iran, Somalia, dan Sudan menggelandang di kawasaan Kalideres, Jakarta Barat. Mereka terpaksa mendirikan tenda di depan rumah Detensi Imigrasi, Jalan Peta Selatan, Jakarta Barat.

Keberadaan mereka di kawasan itu telah memasuki minggu ke tiga. Karena adanya penolakan dari rumah Detensi, mereka kemudian nekat mendirikan tenda seadanya beratap sarung dan selimut serta beralas tikar.

Sebelumnya para pencari suaka ini tinggal selama setahun di kantor UNHCR di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat dan beberapa tempat di Indonesia. Namun karena tidak ada kejelasan, mereka kemudian pindah dan menggelandang di Kalideres.

"Sudah hampir dua minggu lebih," ucap Ahmad, salah satu pengungsi di kawasan itu, Kamis (11/1/2018).

Pantauan Koran SINDO, saat ini ada beberapa tikar dan kardus digelar ditempat itu. Hanya beratap sarung dan selimut mereka tidur memenuhi trotoar jalan. Kondisi kian miris lantaran tikar dan kardus cukup kotor seiring jalanan itu yang dilintasi kendaraan.

Kondisi demikian jauh lebih baik, dibanding saat pertama kali datang. Kala itu para pengungsi hanya tidur seadanya di atas trotoar tanpa alas maupun tanpa atap. Kondisi meringkuk sakit terjadi saat malam tadi, udara dingin disertai nyamuk acap kali mengganggu mereka saat tidur.

Karena kondisi seadanya, sebagian pengungsi diserang penyakit seperti sakit kepala, perut, dan paru paru. Bahkan tiga orang pengungsi yang hamil sempat mendapatkan perawatan dari Puskesmas Kalideres.

Kala itu, Dokter sempat melakukan pengecekan di kawasan itu, mulai dari tensi, darah. Beberapa orang pengungsi ada yang diberikan obat untuk meringankan hingga menyembuhkan penyakitnya.

Untuk menghidupi warganya, Ahmad dan pengungsi lainnya mengandalkan bantuan makan dari pengendara yang lewat, bungkusan restoran makan cepat saji terlihat di tempat itu.

"Saya tidak punya apapun. Makanan pakaian, sepatu, semua diberi oleh orang yang datang kesini," ucap Ahmad.

Pedagang warung klontong, Jaja (38) yang lokasinya di seberang kantor detensi mengakui bahwa keberadaan pengungsi telah ada sejak tiga minggu lalu. Saat pertama kali datang, mereka hanya tiga orang, namun hingga kini jumlahnya mencapai puluhan.

“Pertama dikit lama kelamaan terus datang dan memenuhi trotoar,” ucap Jaja.

Jaja mengatakan kejadian itu bukanlah kali pertama. Sebelumnya di bulan lalu, kejadian serupa terjadi. Oleh pihak detensi, kemudian pengungsi itu dimasukan dan terus kembali berdatangan.

Seorang Pegawai kantor Detensi imigrasi, Idham Chalid, menerangkan pihaknya tidak bisa berbuat banyak dengan kondisi itu. Kantor imigrasi telah penuh sesak karena banyaknya pencari suaka yang ada di situ.

“Sekarang mah 51 orang, beberapa diantaranya wanita dan anak anak,” ucapnya singkat sembari melakukan pendataan pasti terhadap pengungsi itu.

Lurah Kalideres, Fahmi telah berupaya betul agar kondisi ini tak terjadi. Di trotoar depan kantor ia kemudian memasang pot pot bunga besar agar pengungsi tak lagi mendirikan tenda lebih besar, sehingga mengganggu pengguna jalan.

Termasuk soal membenahi dan menurunkan petugas PPSU. Fahmi mengatakan pihaknya setiap pagi datang ketempat itu memberesi kantor yang kala pagi dipenuhi sampah.
(ysw)
Berita Terkait
Dukung Pemberantasan...
Dukung Pemberantasan TPPO, Kantor Imigrasi Bekasi Terapkan Beberapa Kebijakan Bagi CPMI
Imigrasi Amankan 27...
Imigrasi Amankan 27 WNA RRT Terkait Kejahatan Love Scamming
Imigrasi Bekasi Gelar...
Imigrasi Bekasi Gelar Layanan Paspor Simpatik di Pusat Perbelanjaan
Imigrasi Ungkap Kasus...
Imigrasi Ungkap Kasus Penyelundupan Manusia ke Australia
Direktorat Izin Tinggal...
Direktorat Izin Tinggal Keimigrasian Monitoring Kantor Imigrasi Kelas II Tobelo
Pertama di Jawa Barat,...
Pertama di Jawa Barat, Immigration Lounge Hadir di Grand Metropolitan Mall Bekasi
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
5 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
10 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
10 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
10 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
10 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved