Warga Cianjur Lakukan Aborsi di Pesawat Rute Abu Dhabi-Tangerang

Minggu, 07 Januari 2018 - 16:30 WIB
Warga Cianjur Lakukan...
Warga Cianjur Lakukan Aborsi di Pesawat Rute Abu Dhabi-Tangerang
A A A
TANGERANG - Hani Binti Kahid Uta (36), warga Cianjur, Jawa Barat, nekat melakukan aborsi di toilet Pesawat Etihad Airways dengan nomor penerbangan EY-474 rute Abu Dhabi-Tangerang.

Kasus ini terungkap saat seorang cleaning service bernama Andri, membersihkan tong sampah toilet pesawat Etihad Airways. Dilihatnya, ada sesosok bayi laki-laki baru dilahirkan di dalam tong itu.

Saat ditemukan, bayi itu sudah meninggal dunia. Tetapi pada tubuhnya masih ada bekas darah. Diduga, bayi itu baru saja dilahirkan secara paksa oleh ibunya. Selanjutnya, kasus ini dilaporkan ke polisi.

Kapolresta Bandara Soetta AKBP Akhmad Yusep Gunawan membenarkan, mayat bayi laki-laki itu ditemukan Andri. Saat ini, Satreskrim Polresta Bandara Soetta sudah berkoordinasi dengan keluarga Hani.

"Kami akan berkoordinasi dengan keluarga saudari Hani dan akan melakukan proses lebih lanjut," kata Akhmad Yusep dalam surat elektroniknya kepada KORAN SINDO di Bandara Soetta, Minggu (7/1/2018).

Dilanjutkan dia, sebelumnya petugas piket Unit 4 Sat Reskrim mendapat laporan penemuan mayat bayi, di tong sampah toilet pesawat Etihad EY 474 tujuan Abu Dhabi yang sempat transit di Bangkok. (Baca: Kasus Klinik Aborsi Senen, Polisi Temukan Beberapa Bukti )

Pesawat itu kemudian mendarat di Bandara Soetta. Saat dilakukan identifikasi dan pemeriksaan saksi, diketahui bahwa ada penumpang bernama Hani Binti Kahid Uta (36), warga Cianjur, Jawa Barat.

"Yang bersangkutan diduga telah melakukan aborsi di dalam pesawat san membuang bayinya ke toilet di Pesawat Etihad. Informasi dari crew pesawat, Hani transit di Bangkok, Thailand," jelasnya. (Baca: Polisi Temukan Tulang Janin di Septic Tank Klinik Aborsi Bekasi )

Saat itu, Hani diketahui oleh crew pesawat mengeluhkan sakit pada bagian perutnya dan terdapat pendarahan di bagian alat vitalnya. Akhirnya, Hani disarankan untuk berobat di Bangkok oleh crew pesawat.

"Akhirnya, Hani berobat di Bangkok, dan tidak dapat melanjutkan penerbangan ke Bandara Soetta. Saat ini, Hani masih dalam perawatan di Bangkok, dan kami sudah melakukan koordinasi," jelasnya.

Koordinasi dilakukan dengan pihak AP 2 dengan maskapai Etihat, dan Dinas Kesehatan, serta bandara di Bangkok, serta dengan pihak keluarga Hani di Cianjur, Jawa Barat, untuk pemulangan. (Baca: Kasus Klinik Aborsi Senen, Polisi Temukan Beberapa Bukti )
(mhd)
Berita Terkait
Pengungkapan Kasus Praktik...
Pengungkapan Kasus Praktik Aborsi Ilegal di Bali
2 Bidan di Kota Kendari...
2 Bidan di Kota Kendari Gugurkan Kandungan Siswa Kelas 1 SMA
Aborsi Ilegal di Klinik...
Aborsi Ilegal di Klinik Pandeglang, Sudah Lebih 100 Janin Digugurkan
Ditreskrimsus Polda...
Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Bongkar Praktik Aborsi Ilegal di Bekasi
Terkuak, Kuburan Janin...
Terkuak, Kuburan Janin Bayi yang Ditemukan Warga Bukan Korban Aborsi
Cegah Aborsi Ilegal,...
Cegah Aborsi Ilegal, Akademisi: Kesehatan Reproduksi Harus Diajarkan Sejak Dini
Berita Terkini
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
1 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
2 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
2 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
2 jam yang lalu
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
3 jam yang lalu
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Guguran Lava
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved