Viral Bayi Baru Lahir Disandera, Ini Penjelasan RSIA Bunda Aliyah

Kamis, 04 Januari 2018 - 19:53 WIB
Viral Bayi Baru Lahir...
Viral Bayi Baru Lahir Disandera, Ini Penjelasan RSIA Bunda Aliyah
A A A
DEPOK - Seorang ibu bernama Leni Marlina meninggal dunia seusai melahirkan anaknya di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda Aliyah, Jalan Kartini, Pancoran Mas, Kota Depok, pada Selasa (2/2/2018) lalu. Nyawanya tak tertolong lantaran mengalami kejang-kejang dan pendarahan. Beruntung nyawa bayinya bisa diselamatkan.

Biaya persalinan dengan cara operasi caesar mencapai Rp13 juta. Namun pihak keluarga disebut-sebut tidak mampu membayar biaya persalinan itu. Pesan berantai pun beredar yang menyebut pihak RS menahan bayi almarhum lantaran tidak membayar biaya persalinan.

Menanggapi pesan berantai ini, pihak RSIA Bunda Aliyah menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar."Tidak benar kalau ditahan. Yang benar adalah kondisi sang anak belum bisa dipulangkan karena masih dalam perawatan NICU," ujar perwakilan RSIA Bunda Aliyah, Rina, Kamis (4/1/2018).

Ia memastikan pihak rumah sakit tidak pernah mempersoalkan biaya. Pihak rumah sakit melakukan penanganan secara prosedural. "Kami membantah kalau ada penagihan masalah biaya. Untuk biaya pasti semua rumah sakit diawal akan meminta biaya, namun karena pasien warga Depok maka semua dapat di tanggung oleh pemerintah," katanya.

Ia menyebutkan, Leni menghembuskan nafas pasca persalinan karena sebelumnya sempat mengalami pendarahan. Selama ini pasien tidak pernah melakukan pengecekan kehamilan di RSIA Bunda Aliyah. (Baca: Kasus Debora, Dinkes DKI Sebut RS Lakukan Pelanggaran Administratif)

Dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan RSIA Bunda Aliyah, Irwan, mengungkapkan, pasien datang dalam kondisi kandungan sudah keadaan gawat darurat. "Pasien keracunan kehamilan dan mengalami gawat darurat," katanya.

Dr Irwan menyebutkan kondisi bayi saat ini sudah membaik. Alat bantuan oksigen juga sudah dilepas. "Bayi saat ini berada di ruang NICU, sedangkan ibunya meninggal di ruang ICU. Saat operasi caesar, stok darah kita nggak ada. Operasi ketika itu butuh waktu satu jam, " jelasnya.
(thm)
Berita Terkait
150 Petugas dari Lintas...
150 Petugas dari Lintas Komunitas di Depok Jadi Agen Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan
Depok Punya RSUD Baru...
Depok Punya RSUD Baru untuk Melayani Masyarakat di Wilayah Timur
Kenaikan Tarif Puskesmas...
Kenaikan Tarif Puskesmas di Depok Tuai Polemik, Dinkes: Peserta BPJS Tetap Gratis
Wali Kota Resmikan Pelayanan...
Wali Kota Resmikan Pelayanan Jantung Terpadu di RS Hermina Depok
APBD Pemkot Pekanbaru...
APBD Pemkot Pekanbaru Difokuskan untuk Kesehatan Masyarakat
Pemkot Depok Ajukan...
Pemkot Depok Ajukan 670 Formasi CPNS, Mayoritas untuk Pendidik dan Kesehatan
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
2 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
3 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
5 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
6 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
7 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
7 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved