Pemasok Upal di Subang Diduga Anggota Sindikat Antarprovinsi

Rabu, 03 Januari 2018 - 15:00 WIB
Pemasok Upal di Subang...
Pemasok Upal di Subang Diduga Anggota Sindikat Antarprovinsi
A A A
BANDUNG - Nartim alias Remon, tersangka pemasok uang palsu (upal) yang terungkap di Kecamatan Blanakan, Subang, diduga anggota sindikat peredaran upal antarprovinsi. Nartim yang tinggal di Merak, Banten, kini sedang diburu anggota Ditreskrimum Polda Jabar.

"Ini (kasus upal) jaringan antarprovinsi. Sebab pelaku pengedar yang di Subang mengaku dikasih pamannya yang berasal dari Merak. Namun jaringan upal di Subang tidak berkaitan dengan pengungkapan kasus serupa yang dilakukan Mabes Polri beberapa waktu lalu," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jabar Kombes Pol Umar Surya Fanadi Mapolda Jabar, Rabu (3/1/2018).

Menurut Umar, yang di Karawang itu wilayah operasi sindikat itu lebih besar. "Jadi saya kira gak ada kaitannya. Selain itu, saya menduga kasus uang palsu di Subang juga tidak terkait dengan kegiatan pilkada serentak," tutur Umar.

Seperti diberitakan, tiga pria asal Kabupaten Subang, Ento, Aris, dan Rino Setiawan, diringkus anggota Polsek Blanakan karena mengedarkan uang palsu, Selasa (2/1/2018). Dari tangan tiga tersangka, polisi mengamankan ratusan lembar uang palsu pecahan Rp50.000.

Kasus peredaran uang palsu ini terbongkar setelah polisi menerima laporan dari Dian, pemilik toko pakaian "Frediana". Korban melapor ke polisi karena menerima uang palsu dari dua orang pria tak dikenal yang berbelanja pakaian di tokonya.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Blanakan dan Satreskrim Polres Subang. Tak butuh waktu lama, dua tersangka Ento dan Aris berhasil diamankan.

Kepada penyidik, tersangka Ento dan Aris mengaku mendapatkan uang palsu itu dari Rino Setiawan. Penyidik lantas memburu Rino. Tanpa kesulitan, Rino diringkus di kediamannya. Sedangkan Rino mengaku mendapatkan uang palsu dari pamannya, Nirtam alias Remon.
(rhs)
Berita Terkait
Sindikat Upal di Jawa...
Sindikat Upal di Jawa Barat Cetak Rp24 Miliar Selama Dua Tahun
Edarkan Uang Palsu di...
Edarkan Uang Palsu di Pemalang, Warga Jawa Barat Dibekuk Polisi
Terlibat Peredaran Uang...
Terlibat Peredaran Uang Palsu Senilai Rp 2,3 Miliar, Pelatih Badminton di Garut Ditangkap
Bareskrim Ringkus 4...
Bareskrim Ringkus 4 Tersangka Jaringan Pengedar Dolar AS Palsu di Jawa Barat
Uang Palsu Banyak Dibuat...
Uang Palsu Banyak Dibuat di Jateng, Disebarkan ke Jabodetabek
Polda Jatim Bongkar...
Polda Jatim Bongkar Sindikat Uang Palsu Senilai Miliaran Rupiah
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
2 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
3 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
3 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
4 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
4 jam yang lalu
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
4 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved