Penyidikan Kasus Korupsi 7 Sanggar Lorong di Dinkop Makassar Dinilai Janggal

Selasa, 02 Januari 2018 - 17:45 WIB
Penyidikan Kasus Korupsi...
Penyidikan Kasus Korupsi 7 Sanggar Lorong di Dinkop Makassar Dinilai Janggal
A A A
MAKASSAR - Penyidikan yang dilakukan Polda Sulsel terkait kasus dugaan korupsi program 7 sanggar Lorong di Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, dengan turut menghadirkan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, Selasa (2/1/2018) dinilai janggal. Wali Kota Makassar, Danny Pomanto tersebut dimintai keterangan sejak pukul 09.30 Wita.

Namun kata salah satu kuasa hukum Danny Pomanto, Adnan Buyung usai keluar dari ruang penyidikan hingga pukul 12.00 Wita, belum juga masuk pada pertanyaan inti.

"Sampai sekarang pertanyaannya masih sebatas jabatan wali kota, visi misi wali kota, belum masuk materi pokok, makanya saya heran, apalagi katanya ini sudah tahap penyidikan," jelasnya kepada Koran SINDO.

Hal ini, sebut Adnan, jelas sedikit menimbulkan pertanyaan. Sebab, kata dia, kasus ini secara mendadak naik ke tahap penyidikan, tanpa diketahui, apakah sudah ada tersangka dalam kasus ini, atau minimal dua alat bukti sebagai dasar pengembangan.

"Saya tadi tanya soal ini, tapi saya diarahkan ke Direktur Kriminal Khusus. Olehnya itu, sampai sekarang saya belum ketemu beliau, hanya jawaban penyidik mengaku kasus ini sudah tahap penyidikan. Sebelumnya sudah pernah memeriksa kepala dinas yang bersangkutan dalam kasus ini," pungkasnya.

Saat ini, dia meminta agar penyidik jangan berlama-lama, sebab jika pemeriksaan kasus ini dilakukan atau diulur sampai Danny Pomanto harus bolak- balik.

"Tentu kami sudah tidak bisa berfikir positif, dan akan menganggap ini ada sesuatu yang berkaitan dengan Pilkada di Makassar. Pencurian saja itu pemeriksaannya berselang, ada jarak waktu, tapi kasus ini cepat sekali masuk Penyidikan. Agak aneh padahal menurut ACC kasus Polda bukan cuman ini saja, dan banyak kasus korupsi ternyata penanganannya lambat," paparnya.

Sementara ditemui di Mapolda Sulsel, Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel, Kombes Pol Yudhiyawan enggan berkomentar saat ditanyai penyelidikan hingga penyidikan kasus ini, serta cepatnya proses penyelidikan menuju penyidikan.

"Jangan saya, tanya penyidiknya langsung, atau tanya Kabid Humas, jangan saya," ujarnya sebelum memasuki Masjid Polda Sulsel.
(sms)
Berita Terkait
Kinerja 4 BUMD Makassar...
Kinerja 4 BUMD Makassar Belum Optimal, Wali Kota Akan Evaluasi Direksi
Wali Kota Makassar Lantik...
Wali Kota Makassar Lantik Ratusan Pejabat Usai Salat Subuh Berjamaah
Rencana Pembukaan Mal...
Rencana Pembukaan Mal Harus Menerapkan Protokol Kesehatan
OPD Diingatkan Tidak...
OPD Diingatkan Tidak Main-main Tangani COVID-19 di Makassar
Tak Pakai Masker di...
Tak Pakai Masker di Tempat Umum, Warga Makassar Akan Dirapid Test
Aturan Surat Bebas COVID-19...
Aturan Surat Bebas COVID-19 Berlaku Besok, Pj Wali Kota: Pengawasan 24 Jam
Berita Terkini
Kunjungi Candi Prambanan,...
Kunjungi Candi Prambanan, Prabowo Pamerkan Mahakarya Peradaban Dunia ke PM Modi
45 menit yang lalu
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
55 menit yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer Mengarah ke Hulu Kali Boyong
1 jam yang lalu
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Tiba di Prambanan Disambut Tari Klasik Rama Shinta
1 jam yang lalu
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Istri Siri Pernah Disidang Etik
3 jam yang lalu
Bocah Perempuan di Bekasi...
Bocah Perempuan di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar, Polisi Sita Proyektil
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved