Ikuti Pesta Tahun Baru, Warga Bakal Diperiksa Ketat
Sabtu, 30 Desember 2017 - 00:15 WIB
Ikuti Pesta Tahun Baru, Warga Bakal Diperiksa Ketat
A
A
A
SEMARANG - Polisi akan memberlakukan sistem pengamanan ketat agar perayaan malam tahun baru 2018 berlangsung aman dan kondusif. Tak hanya lokasi acara yang dipastikan steril, warga yang datang ke lokasi juga akan diperiksa secara instensif.
“Pola pengamanan sudah kita siapkan. Di mana warga yang akan memasuki wilayah tempat (acara) pergantian tahun itu akan kita sterilisiasi, semu akan akan kita periksa,” kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, saat Refleksi Akhir Tahun 2017 di Mapolda Jateng, Jumat (29/12/2017).
Dia menegaskan, warga yang membawa barang-barang terlaarang atau berbahaya akan langsung dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan. Langkah itu sebagai komitmen Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.
“Pemeriksaan nanti ketat. Jangan sampai nanti ada yang membawa mercon, senjata tajam, minuman keras. Oleh karenanya dari sekarang kita imbau saat pergantian tahun di tempat-tempat yang sudah ditunjuk oleh pemerintah daerah, jangan ada yang membawa barang-barang berbahaya tadi. Karena akan diperiksa kalau diketemukan malah tidak jadi merayakan pergantian tahun, dibawa ke polres,” tandasnya.
Pengamanan akan melibatkan lebih dari 21 ribu personel polisi dan petugas gabungan dari berbagai unsur. Mereka akan diterjunkan setelah apel gelar pasukan yang dilaksanakan secara serentak pada Minggu 31 Desember 2017. “Petugas gabungan, baik dari POM, TNI, Polri termasuk Polwan,” ungkapnya.
“Pola pengamanan sudah kita siapkan. Di mana warga yang akan memasuki wilayah tempat (acara) pergantian tahun itu akan kita sterilisiasi, semu akan akan kita periksa,” kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, saat Refleksi Akhir Tahun 2017 di Mapolda Jateng, Jumat (29/12/2017).
Dia menegaskan, warga yang membawa barang-barang terlaarang atau berbahaya akan langsung dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan. Langkah itu sebagai komitmen Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.
“Pemeriksaan nanti ketat. Jangan sampai nanti ada yang membawa mercon, senjata tajam, minuman keras. Oleh karenanya dari sekarang kita imbau saat pergantian tahun di tempat-tempat yang sudah ditunjuk oleh pemerintah daerah, jangan ada yang membawa barang-barang berbahaya tadi. Karena akan diperiksa kalau diketemukan malah tidak jadi merayakan pergantian tahun, dibawa ke polres,” tandasnya.
Pengamanan akan melibatkan lebih dari 21 ribu personel polisi dan petugas gabungan dari berbagai unsur. Mereka akan diterjunkan setelah apel gelar pasukan yang dilaksanakan secara serentak pada Minggu 31 Desember 2017. “Petugas gabungan, baik dari POM, TNI, Polri termasuk Polwan,” ungkapnya.
(rhs)