Gerindra: Deddy Mizwar Boleh Maju, asal Jadi Pendamping Sudrajat di Pilgub Jabar

Selasa, 26 Desember 2017 - 12:27 WIB
Gerindra: Deddy Mizwar...
Gerindra: Deddy Mizwar Boleh Maju, asal Jadi Pendamping Sudrajat di Pilgub Jabar
A A A
BANDUNG - Partai Gerindra membuka peluang kepada Demokrat untuk ikut berkoalisi bersama PKS dan PAN dalam memenangkan Pilgub Jabar 2018 mendatang. Namun, Gerindra memberikan syarat kepada Demokrat jika ingin ikut bergabung bersama koalisi.

"Kami tetap membuka pintu jika Demokrat akan ikut bergabung bersama koalisi. Tapi ada syaratnya," kata Mulyadi ketika dihubungi, Selasa(26/12/2017).

Dia menyebutkan, syarat yang harus dipenuhi Partai Demokrat adalah mengusung kandidatnya sebagai cawagub dan disetujui oleh partai koalisi lainnya yakni PKS dan PAN.

Sebab, kata dia, dalam koalisi yang sudah terbentuk saat ini, Gerindra telah mengusung Mayjen (Purn) Sudrajat berpasangan dengan kader PKS yang akan diumumkan Rabu, 27 Desember, 2017, besok.

"Demokrat silahkan gabung tapi tidak boleh memunculkan nama kandidat cagub. Karena, formasinya sudah diisi Gerindra yakni Pak Sudrajat dan PKS untuk Jabar 2 nya," ujar dia.

Mulyadi menyebutkan, koalisi yang sudah terbentuk bersama PKS dan PAN sudah final di tingkat DPP. Artinya, Gerindra sudah memutuskan Mayjen (Purn) Sudrajat sebagai cagub dan wakilnya diserahkan kepada parpol koalisi yakni PKS dan PAN.

"Nah, sekarang PAN tidak mengusung calon. Tinggal PKS yang akan diumumkan besok (Rabu) wakilnya. Tapi jika komunikasi PKS, PAN,dan Demokrat ingin mengusung Pak Demiz, silahkan saja namun menjadi wakilnya Pak Sudrajat," kata Mulyadi.

Mulyadi menyebutkan, komunikasi tiga parpol yakni Gerindra, PKS, dan PAN sudah dilakukan untuk mengusung pasangan calon. Keputusan komunikasi itu adalah Gerindra mencalonkan cagub dan cawagub diserahkan kepada partai koalisi yakni PKS dan PAN.

Seperti diketahui, Koalisi Jaman Now yang dibentuk Partai Demokrat, PKS, dan PAN untuk mengusung Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu maju sebagai calon gubernur Jabar 2018 terancam bubar.

Demiz yang kini hanya didukung Partai Demokrat bisa tetap maju sebagai kandidat peserta pilkada jika ingin berkoalisi bersama Gerindra, PKS, dan PAN. Namun, posisi Demiz hanya bisa menempati kursi nomor dua yakni sebagai calon wakil gubernur untuk mendampingi Sudrajat yang diusung Gerindra maju di Pilgub Jabar.

Sementara, PKS Jabar yang kemungkinan besar tetap mengusung Ahmad Syaikhu akan disandingkan bersama Mayjen Sudrajat di Pilkada Serentak 2018, nanti.
(sms)
Berita Terkait
Ketua DPD Demokrat Jabar...
Ketua DPD Demokrat Jabar Targetkan 8 Wilayah Menang Pilkada
Setelah PAN dan Gerindra,...
Setelah PAN dan Gerindra, PKS Perkuat Koalisi Andi Utta-Edy Manaf
Gerindra dan PKS Sepakat...
Gerindra dan PKS Sepakat Dukung Mahyeldi-Vasco pada Pilgub Sumbar 2024
Kepengurusan Kubu Moeldoko...
Kepengurusan Kubu Moeldoko Ditolak, Pengurus Demokrat Jabar Bersorak Sorai
Gerindra-PKS Terancam...
Gerindra-PKS Terancam 'Ketinggalan Kereta' di Pilkada Gowa 2020
DPP Partai Perindo Silaturahmi...
DPP Partai Perindo Silaturahmi ke Dedi Mulyadi, Diskusi Potensi Jawa Barat
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
3 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
3 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
3 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
3 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved