Balita Penderita Difteri Meninggal, Dinkes Kendal Sebut Penanganan Sudah Tepat

Kamis, 14 Desember 2017 - 12:44 WIB
Balita Penderita Difteri...
Balita Penderita Difteri Meninggal, Dinkes Kendal Sebut Penanganan Sudah Tepat
A A A
KENDAL - Penanganan yang dilakukan terhadap penderita difteri, Muhamad Rindata Adi Nugraha (4), sudah sesuai prosedur. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kendal Sri Mulyani terkait meninggalnya balita tersebut.

"Dari Rumah Sakit Islam Weleri disarankan untuk dibawa ke rumah sakit yang lebih lengkap fasilitasnya termasuk ruang isolasi. Namun karena kondisinya sudah semakin menurun nyawanya tidak bisa diselamatkan," jelas Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengatakan penyakit yang disebabkan bakteri ini rawan menular. Warga khususnya yang mempunyai anak balita diimbau menjaga kondisi tubuh dan menggunakan masker karena penyebaran bakteri melalui udara.

Sementara, suasana rumah duka bocah penderita difteri Muhamad Rindata Adi Nugraha, warga Desa Sambungsari, Weleri, Kendal, nampak sepi. Jenazah bocah berusia empat tahun ini sudah dimakamkan Rabu (13/12/2017) sore setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Kariadi Semarang.

Orang tua Muhamad Rindata Adi Nugraha tidak kuasa menahan sedih, anak pertamanya meninggal dunia akibat penyakit difteri. Menurut dia, anaknya mengeluh sakit di tenggorokan dan badannya panas sejak Jumat (8/12/2017) petang.

"Sempat dibawa ke dokter setempat namun panas tidak turun karena kondisinya semakin menurun. Dibawa ke RSI Weleri untuk penanganan lebih lanjut. Di RSI Kendal dokter menyarankan agar dirujuk ke rumah sakit yang fasilitasnya lebih lengkap agar bisa ditangani intensif," jelas Darmadi, orang tua Rindata.

Dia menambahkan, hari Selasa anaknya mendapat perawatan namun kondisinya sudah semakin turun. Meski sudah ditangani dengan baik, kondisinya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia Rabu (13/12/2017) dini hari

"Sebelumnya tidak ada keluhan apa-apa, hanya panas dan memang ada bengkak di tenggorokannya. Kalau imunisasi sudah lengkap," ujar Rini, ibu Rindata.
(zik)
Berita Terkait
51 Kasus Difteri Ditemukan...
51 Kasus Difteri Ditemukan di Jatim, Khofifah Instruksi Dinkes Lakukan Koordinasi Intensif
Wabah Difteri Serang...
Wabah Difteri Serang Warga Garut, Jabar Gencarkan Imunisasi
13 Hari 6 Anak di Kahuripan...
13 Hari 6 Anak di Kahuripan Garut Meninggal, Dinkes Jabar Tetapkan KLB Difteri
Garut KLB Difteri, Kemenkes...
Garut KLB Difteri, Kemenkes Beberkan Upaya Mencegah Penularan ke Wilayah Lain
Vaksin Difteri, Wagub...
Vaksin Difteri, Wagub Jabar Minta Masyarakat Percaya Pemerintah
Nyalakan Alarm Tanda...
Nyalakan Alarm Tanda Bahaya! 6 Daerah di Jabar Ditemukan Kasus Suspek Difteri
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
10 menit yang lalu
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
14 menit yang lalu
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
2 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
3 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
4 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
4 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved