KPU Khawatir Pilwalkot Bandung 2018 Sepi Pemilih

Selasa, 12 Desember 2017 - 14:01 WIB
KPU Khawatir Pilwalkot...
KPU Khawatir Pilwalkot Bandung 2018 Sepi Pemilih
A A A
BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung khawatir tingkat partisipasi pemilih saat pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung pada 2018 nanti sepi pemilih. Kekhawatiran tersebut akibat pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 itu bertepatan pada H+10 atau sepuluh hari setelah Lebaran.

"27 Juni itu kan sepuluh hari setelah Lebaran. Sementara, 27 Juni itu hari pencoblosan Pilwalkot Bandung," kata Ketua KPU Kota Bandung Rifqi Almubarok seusai kegiatan Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Jalan Aceh, Selasa (12/12/2017).

Dia menyebutkan, kekhawatiran tersebut akan berdampak terhadap angka partisipasi pemilih di Kota Bandung (Pilwalkot). Sementara, untuk Pilgub Jabar tidak berpengaruh karena bisa saja warga yang masih di kampung halaman dapat menggunakan hak pilihnya.

"Karena itu kami akan mempersiapkan dan melakukan sosialisasi terus untuk mengingatkan warga Bandung segera kembali agar bisa menggunakan hak pilihnya. Kita punya kekhawatiran Pilwalkot ini sepi pemilih," ujar dia.

Rifqi mengaku, selain mengimbau dan melakukan sosialisasi, KPU tidak memiliki cara lain untuk bisa mengingatkan warga agar bisa segera kembali ke Kota Bandung seusai berlebaran di kampung halaman.

Dia mengatakan, selama ini KPU telah melakukan berbagai sosialisasi calon pemilih, terutama sosialisasi bagi pemilih pemula. "Sosialisasi yang kami lakukan dengan cara tidak konvensional. Cara sosialisasinya menarik dengan berbagai permainan dan simulasi cara memilih," katanya.

Rifqi juga mendorong agar partai politik untuk memberikan calon wali kota/wakil wali kota yang terbaik serta tidak menetapkan kandidatnya di akhir masa pendaftaran di KPU.

"Harapan warga Bandung kan menginginkan calon yang berkualitas. Nah, untuk memenuhi ini kami mendorong partai agar bisa memberikan calon yang berkualitas kepada masyarakat. Partai juga agar tidak menetapkan calon di akhir jelang pendaftaran yang rawan terjadi kesalahan administrasi dan memunculkan konflik."
(zik)
Berita Terkait
Atalia Praratya Mundur...
Atalia Praratya Mundur dari Pilwalkot Bandung, Pengamat: Cari Aman
Sapa Warga, Dhani Wirianata...
Sapa Warga, Dhani Wirianata Calon Wakil Wali Kota Bandung Sambangi Warga Cibeunying Kidul
Atalia Praratya Batal...
Atalia Praratya Batal Maju Pilwalkot Bandung 2024, Ini Alasannya
Dukung Pasangan Haru-Dhani,...
Dukung Pasangan Haru-Dhani, Ini Pesan Ketua DPD Partai Perindo Kota Bandung
Partai Perindo Optimistis...
Partai Perindo Optimistis Paslon Haru-Dhani Bawa Perubahan Positif di Bandung
Perempuan Hebat di Pusaran...
Perempuan Hebat di Pusaran Pilkada Kota Bandung 2024, Yena Ma'soem hingga Atalia Praratya
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Infografis
Mengapa Taiwan Khawatir...
Mengapa Taiwan Khawatir akan Diinvasi China pada 2027?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved