Pemkot Pekalongan Launching Buku Asal Usul Nama Kelurahan

Senin, 11 Desember 2017 - 16:22 WIB
Pemkot Pekalongan Launching...
Pemkot Pekalongan Launching Buku Asal Usul Nama Kelurahan
A A A
PEKALONGAN - Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpus) melaunching buku tentang asal-usul nama kelurahan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (11/12/2017). Launching buku yang dilaksanakan di gedung Diklat ditandai dengan pembukaan tirai buku oleh staf ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Sutarno didampingi Kepala Dinarpus Kota Pekalongan Erly Nufianti.

Erly Nufianti menuturkan, launching buku asal usul nama Kelurahan tersebut sebagai salah satu upaya untuk menyelamatkan sejarah lisan dan kearifan lokal yang menceritakan tentang kisah asal-usul nama-nama kelurahan di Kota Pekalongan. “Generasi muda sekarang banyak yang tidak tahu akan sejarah nama kelurahannya masing-masing. Dengan buku inilah masyarakat dapat mengetahui kisah asal-usul nama kelurahan di Kota Pekalongan,” terangnya.

Erly Nufanti melanjutkan, penulisan buku asal-usul nama-nama kelurahan itu berdasarkan hasil penelusuran tim penyusun yang disusun dari lomba penulisan asal-usul nama kelurahan pada tahun 2016 lalu. “ Termasuk wawancara dengan beberapa narasumber dan tokoh masyarakat setempat yang dianggap mempunyai data dan informasi yang memadai,” tuturnya.

Erly menambahkanasal-usul nama Kelurahan yang ditulis pada buku tersebut adalah nama kelurahan sebelum terbitnya peraturan Daerah Kota Pekalongan No 8/2013 tentang Penggabungan Kelurahan di Lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan. Menurut Erly dari 47 Kelurahan yang ada di Kota Pekalongan baru 21 nama Kelurahan yang dapat ditulis pada buku tersebut.

“Memang belum bisa kami bukukan semua nama-nama kelurahan karena keterbatasan data dan informasi yang kami himpun. Pada 2018 nanti kami berencana semua asal-usul nama Kelurahan yang belum akan kami bukukan juga,“ tambahnya.

21 asal usul nama kelurahan itu adalah Kelurahan panjang, Panjang Wetan, Kandang Panjang, Panjang Baru, Bandengan, Krapak, Krapyak Lor, Krapyak Kidul, Sugih Waras, Sampangan, Kauman, Keputran, Poncol, Dekoro, Landungsari, Noyontaan, Kebulen, Podosugih, Pringlangu, Bumirejo, dan Pasir Sari.

Sementara itu, staf ahli Wali Kota Pekalongan bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Sutarno menambahkan, Kelurahan adalah sebagai tempat berkumpulnya kelompok masyarakat tentu memiliki cerita yang panjang dan nilai-nilai kearifan local ketika masyarakat tinggal dan berinteraksi. Bahkan ketika para tokoh memberi nama pasti telah dipikirkan secara mendalam dan sungguh-sungguh agar nama tersebut dapat terwujud sesuai dengan harapan dan cita-cita.

“Generasi muda harus tahu akan sejarah nama kelurahannya sehingga anak-anak memliki kembali crita luhur tentang sejarah para pendahulu yang sarat akan nilai-nilai keraifan dan kebijaksanaan dan bangga pada daerahnya masing-masing,“ harapnya.
(wib)
Berita Terkait
Pemkot Pekalongan Larang...
Pemkot Pekalongan Larang Warga Terbangkan Balon Udara saat Syawalan
Stabilkan Harga Jelang...
Stabilkan Harga Jelang Iduladha, Pemkot Pekalongan Gelar Bazar GPM
Pemkot Pekalongan dan...
Pemkot Pekalongan dan CSR Serahkan Paket Sembako kepada Masyarakat Terdampak Covid
Air Belum Surut, Pemkot...
Air Belum Surut, Pemkot Pekalongan Tetapkan Darurat Banjir
Wakil Wali Kota Pekalongan...
Wakil Wali Kota Pekalongan Tinjau Lokasi Terdampak Banjir dan Bagikan Logistik
Bawaslu Pekalongan Kembali...
Bawaslu Pekalongan Kembali Aktifkan Pengawasan Ad Hoc
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
17 menit yang lalu
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
20 menit yang lalu
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
3 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
3 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
4 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
4 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved