Daya Tahan Tubuh Lemah, 12 Warga Bekasi Terserang Difteri

Kamis, 07 Desember 2017 - 23:28 WIB
Daya Tahan Tubuh Lemah,...
Daya Tahan Tubuh Lemah, 12 Warga Bekasi Terserang Difteri
A A A
BEKASI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi menemukan belasan warganya selama kurun waktu 2017 terserang penyakit difteri. Kebanyakan penyakit ini menyerang manusia melalui selaput lendir pada bagian hidung dan tenggorokan yang disebabkan oleh kuman.

"Sejak Januari lalu, kami catat ada 12 orang warga Bekasi terserang kuman difteri," ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati di Bekasi, Kamis (7/12/2017).

Menurutnya, empat di antaranya berusia dewasa sedangkan delapan sisanya adalah anak-anak. Dia mengatakan, meski 12 orang tersebut terserang penyakit difteri, tapi dapat dipastikan seluruh pasien itu tidak ada yang sampai meninggal dunia. Sebab semua pasien yang didiagnosa penyakit ini langsung mendapat pelayanan kesehatan dari petugas rumah sakit.

Sebenarnya, kata dia, ada banyak faktor yang memicu terjadinya penyakit ini. Salah satunya adalah karena lemahnya daya tahan tubuh. Sementara untuk anak-anak, karena belum mendapat vaksin dasar yakni difteri, pertusis dan tetanus (DPT) dari tingkat I hingga III.

Apalagi, lanjut dia, bayi yang baru lahir pada umumnya menjalani vaksinasi DPT I hingga III secara bertahap. Tujuannya untuk memberikan daya tahan tubuh terhadap penyakit ini. "Kita imbau orang tua agar anaknya yang baru lahir untuk divaksi DPT untuk kekebalan tubuh," katanya.

Dezi menjelaskan, di daerah lain penyakit ini bisa mengakibatkan kematian. Gejala penyakit tersebut adalah demam tinggi, hilangnya nafsu makan dan hidung kerap mengeluarkan lendir. Untuk itu bila ada warga yang merasakan gejala itu, segera memeriksakan fisiknya ke layanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto Saidi menambahkan, sejak Maret lalu pihaknya sudah gencar melakukan sosialisasi terhadap ancaman penyakit difteri. Sosialisasi dilakukan mulai dari Posyandu, Puskesmas, sampai dengan rumah sakit baik milik swasta maupun pemerintah.

"Kemarin kami juga mendapatkan pengarahan dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan," tambahnya.

Untuk itu, pihaknya telah menjadwalkan imunisasi massal untuk mencegah kasus difteri di wilayah setempat. Sebab, kata dia, adanya penetapan status kejadian luar biasa oleh Kementerian Kesehatan di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

"Untuk Kota Bekasi adalah salah satu bagian dari Jawa Barat yang menjadi sasaran imunisasi difteri," katanya.

Sampai saat ini, kata dia, Dinas Kesehatan Kota Bekasi sedang mendata anak yang menjadi sasaran untuk diimunisasi ulang. Namun, jika mengacu pada data imunisasi campak dan rubella, jumlah sasarannya adalah 658.000 dari usia 0-15 tahun. "Bulan Desember ini kita lakukan imunisasi difteri masal," tukasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
6 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
6 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
7 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
7 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
7 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Jumat 12 Desember 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved