Senyum Bahagia Penyandang Disabiltas Terima Bantuan Kaki Palsu

Senin, 13 November 2017 - 16:22 WIB
Senyum Bahagia Penyandang...
Senyum Bahagia Penyandang Disabiltas Terima Bantuan Kaki Palsu
A A A
SEMARANG - Senyum bahagia terpancar dari wajah Wanto, salah satu diantara puluhan penyandang disabilitas lainnya. Meski cuaca hari ini terlihat mendung yang disertai hujan, namun wajahnya terus berbinar karena bakal segera bisa berjalan sebagaimana orang normal lainnya.

Dia menceritakan, kakinya tak berkembang normal akibat menderita polio sejak kecil. Secara perlahan, kakinya semakin lemah hingga dia kesulitan berjalan. Meski demikian, semangatnya tak pernah redup. Warga Kota Semarang itu pun bergabung ke penyandang disabilitas Komunitas Motor Penyandang Cacat (KOMPAC).

Tak hanya mendapat motivasi dari sesama disabilitas, namun di komunitas tersebut dia mulai belajar mengendarai sepeda motor yang dirancang khusus bagi penderita tunadaksa (cacak fisik). Selain itu, komunikasi dengan dunia luar juga kian terbuka, salah satunya untuk menerima alat bantu berjalan.

"Mulai saat ini kalian bisa berjalan normal, untuk rekan-rekan semua harus bisa semangat," tutur Wanto saat menerima bantuan penjepit kaki dan kaki palsu di Kantor Paguyuban Peduli Penyandang Difabilitas (P3D) Kota Semarang dan Yayasan Peduli Tuna Daksa, Senin (13/11/2017).

Dia mengaku bahagia tak hanya karena mendapatkan alat bantu berjalan, tetapi juga perhatian dari berbagai pihak. Apalagi, dia berkesempatan menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

"Bersyukur hari ini Pak Wali hadir untuk menemui kami," ujarnya sembari menyalami tangan pria yang akrab disapa Hendi tersebut.

Wanto merupakan salah satu di antara 31 penyandang disabilitas yang menerima bantuan dari P3D Kota Semarang dan Yayasan Peduli Tuna Daksa bekerjasama dengan Pemkot Semarang. Bantuan itu diharapkan mampu menambah semangat penyandang disabilitas untuk terus berkarya.

"Alhamdulillah begitu luar biasa kepeduliannya, ini adalah bagian nyata dari representasi konsep bergerak bersama yang kami bawa. Presiden Amerika Serikat ke-32, Roosevelt, walaupun menggunakan kursi roda, tapi mampu menjadi Presiden Amerika sampai empat kali. Saya yakin Panjenengan (Anda) semua juga bisa, dan tidak kalah dengan Roosevelt," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Pemerintah Terus Berupaya...
Pemerintah Terus Berupaya Fasilitasi Disabilitas di Berbagai Bidang
Pentingnya Kolaborasi...
Pentingnya Kolaborasi untuk Ciptakan Peluang bagi Penyandang Disabilitas
Wajib Dikenali dan Dipelajari!...
Wajib Dikenali dan Dipelajari! Ini 7 Simbol-simbol Disabilitas
Hari Disabilitas Internasional,...
Hari Disabilitas Internasional, Momentum Beri Dukungan Nyata
Menembus Batas, Jembatan...
Menembus Batas, Jembatan Harapan Disabilitas untuk Menggapai Mimpi
Puluhan Disabilitas...
Puluhan Disabilitas Dapat Pelatihan Pengembangan Keterampilan dan Self Branding
Berita Terkini
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
27 menit yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
28 menit yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
1 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
1 jam yang lalu
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
2 jam yang lalu
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
2 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved