Gelar Pesta Miras Oplosan, Tiga Remaja di Bogor Tewas
Kamis, 09 November 2017 - 16:11 WIB
Gelar Pesta Miras Oplosan, Tiga Remaja di Bogor Tewas
A
A
A
BOGOR - Diduga akibat keracunan usai menenggak minuman keras (miras) oplosan, tiga remaja asal Bogor, Jawa Barat, dilaporkan tewas di tempat terpisah, Rabu 8 November 2017 malam.
Informasi dihimpun menyebutkan, masing-masing korban berinisial SO (23), DA (22), dan IM (19). Ketiganya diketahui tewas setelah menggelar pesta miras yang dioplos dengan sejumlah obat-obatan di sebuah rumah kontrakan RT03/01 Kampung Curug, Kelurahan Curug, Bogor Barat, Kota Bogor.
Kapolsek Bogor Barat Kompol Pahyuni menjelaskan, pihaknya hingga saat ini masih menyisir sejumlah rumah warga yang diduga terlibat dalam kasus ini.
"Berdasarkan keterangan sejumlah warga, di lokasi kejadian banyak ditemukan bekas bungkus komik (obat batuk). Ini masih perlu bukti karena menurut dokter harus autopsi di lambungnya untuk membuktikan itu," ujarnya saat ditemui di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Hassa Toto Landasan Udara (Lanud) Atang Sendjaja, Kamis (9/11/2017).
Pahyuni menyatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), satu dari tiga korban ditemukan tewas dalam kondisi terbujur kaku, Rabu 8 November 2017 sekitar pukul 15.00 WIB.
Sedangkan yang lainnya, meninggal di rumah sakit. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan, namun demikian, pihaknya masih terkendala karena tahapan proses penyidikan berupa autopsi ditolak keluarga korban. "Saat ini kami sudah olah TKP. Dan menutup dengan garis polisi," tegasnya.
Dia menjelaskan, dua korban di antaranya merupakan warga Kota Bogor dan satu orang lagi diketahui warga Tajur Halang, Kabupaten Bogor.
"Kami mendalami dulu dua warga Kota Bogor. Meski ada informasi satu korban meninggal dirumahnya di Kecamatan Tajur Halang, tetapi belum kami pastikan penyebabnya," pungkasnya.
Informasi dihimpun menyebutkan, masing-masing korban berinisial SO (23), DA (22), dan IM (19). Ketiganya diketahui tewas setelah menggelar pesta miras yang dioplos dengan sejumlah obat-obatan di sebuah rumah kontrakan RT03/01 Kampung Curug, Kelurahan Curug, Bogor Barat, Kota Bogor.
Kapolsek Bogor Barat Kompol Pahyuni menjelaskan, pihaknya hingga saat ini masih menyisir sejumlah rumah warga yang diduga terlibat dalam kasus ini.
"Berdasarkan keterangan sejumlah warga, di lokasi kejadian banyak ditemukan bekas bungkus komik (obat batuk). Ini masih perlu bukti karena menurut dokter harus autopsi di lambungnya untuk membuktikan itu," ujarnya saat ditemui di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. M. Hassa Toto Landasan Udara (Lanud) Atang Sendjaja, Kamis (9/11/2017).
Pahyuni menyatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), satu dari tiga korban ditemukan tewas dalam kondisi terbujur kaku, Rabu 8 November 2017 sekitar pukul 15.00 WIB.
Sedangkan yang lainnya, meninggal di rumah sakit. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan, namun demikian, pihaknya masih terkendala karena tahapan proses penyidikan berupa autopsi ditolak keluarga korban. "Saat ini kami sudah olah TKP. Dan menutup dengan garis polisi," tegasnya.
Dia menjelaskan, dua korban di antaranya merupakan warga Kota Bogor dan satu orang lagi diketahui warga Tajur Halang, Kabupaten Bogor.
"Kami mendalami dulu dua warga Kota Bogor. Meski ada informasi satu korban meninggal dirumahnya di Kecamatan Tajur Halang, tetapi belum kami pastikan penyebabnya," pungkasnya.
(mhd)