Target Selesai, KUA-PPAS APBD DKI 2018 Disisir di Bappeda

Minggu, 05 November 2017 - 22:30 WIB
Target Selesai, KUA-PPAS...
Target Selesai, KUA-PPAS APBD DKI 2018 Disisir di Bappeda
A A A
JAKARTA - Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI Jakarta 2018 akan kembali dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar), Senin besok. Program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan One Kecamatan One Enteurprener (OK Oce) menjadi prioritas.

Dalam rapat Badan Anggaran di DPRD DKI Jakarta pada Kamis (2/11) lalu yang membahas KUA-PPAS sebagai landasan pembahasan APBD 2018, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengusulkan total anggaran sebesar Rp76,78 triliun. Angka itu naik sebesar Rp2,72 triliun dari rancangan KUA-PPAS 2018 sebelumnya sebesar Rp74,16 triliun.

Dari total 17 program tersebut, anggaran terbesar bagi program Anies-Sandi yang diusulkan ialah untuk program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Untuk KJP Plus jumlahnya mencapai Rp4,1 triliun. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, saat ini internal Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) masih membahas KUA-PPAS sebelum dibahas dalam banggar.

Setelah dibahas pada Sabtu (5/11/2017) hingga pukul 03.00 WIB Minggu (6/11) dini hari, pihaknya sudah menyelesaikan target yang direncanakan dengan masing-masing Satua Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. "Target sudah selesai. Sekarang masih jalan di internal Bappeda. Banyak yang disisir," ujar Anies Baswedan di Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (5/11/2017).

.Sayang, Anies tidak menjelaskan secara rinci mengapa usulan anggaran untuk program KJP Plus mencapai Rp4,1 triliun. Tapi yang pasti angka ini bertambah Rp675 miliar dari rancangan KUAPPAS yang disusun pada Juni 2017 lalu sebesar Rp3,41 triliun. Hal terpenting, kata dia, KJP Plus hadir untuk memastikan bahwa tidak hanya anak-anak usia sekolah yang mendapatkan manfaat, namun juga mereka yang usia sekolah tapi di luar sekolah. "Seperti pelatihan kerja, itu yang pastinya masuk," ungkapnya.

Secara terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menuturkan, pihaknya akan membedah anggaran program OKE-OCE yang diusulkan menjadi Rp92 miliar. Pada rancangan KUAPPAS 2018 yang sebelumnya, OKE-OCE dianggarkan sebesar Rp43,9 miliar. Artinya, anggarannya bertambah sebesar Rp48,95 miliar.

Mantan pengusaha itu memastikan anggaran Rp92 miliar tersebut bukan dalam bentuk pengadaan, melainkan diperuntukkan bagi pengembangan komunitas. "Nanti akan dibedah. Kita akan buka, nanti setiap kecamatan ada satu pusat kewirausahaan. Kita pastikan uang di APBD itu bukan untuk melulu pengadaan," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik menyatakan akan menyisir kembali KUA-PPAS pada Senin (6/11/2017) untuk memastikan seluruh program Anies-Sandi masuk. Ia menilai, seluruh program prioritas Anies-Sandi yang saat ini sudah masuk berjumlah Rp7,9 triliun di dalam KUA-PPAS tersebut tidak begitu besar. Bahkan dia akan menambahkan apabila memang dianggap kecil dalam realisasinya.

"Misalnya DP rumah 0 rupiah masa cuma Rp800 miliar. Bisa saja kan nanti ditebali dalam rapat banggar. Kalau menurut kami untuk kepentingan publik, yang lebih besar ya kenapa nggak ditambah," ungkapnya.

Ketua DPD Partai gerindra itu optimis pembahasan KUA-PPAS menjadi APBD selesai satu bulan. Dengan begitu APBD Jakarta tahun 2018 bisa disahkan akhir November 2017. "Kerjanya maraton. Kemudian kalau mau revisi di banggar. Insya Allah (selesai tepat waktu), kan sudah di Bamus. Ini tugas untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Protes Pengesahan P2APBD,...
Protes Pengesahan P2APBD, F-PAN DPRD DKI: Harus Transparansi
Perda P2APBD DKI Jakarta...
Perda P2APBD DKI Jakarta 2019 Disahkan, Anies Berpantun
Walk Out saat Paripurna,...
Walk Out saat Paripurna, DPRD DKI Minta Anies Kembalikan Pokir
3 Tahun Kepemimpinan...
3 Tahun Kepemimpinan Anies, Anggota Dewan Ini Minta Program Unggulan Lebih Jelas
KUA-PPAS DKI 2022 Sebesar...
KUA-PPAS DKI 2022 Sebesar Rp84 Triliun Disahkan, Anies: Naik 6,25% dari APBD Perubahan 2021
Sudah Telat 3 Bulan,...
Sudah Telat 3 Bulan, DPRD Minta Pemprov DKI Segera Serahkan RAPBD 2021
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
9 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
19 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
31 menit yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
53 menit yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved